Fraksi Demokrat Protes Keputusan Mendagri

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Keputusan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) yang tidak memperbolehkan anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada), dialihkan sementara untuk penanganan Corona Virus Disease atau Covid-19, mendapat protes keras dari Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), HM Sriosako.

Dirinya menyatakan keberatan terhadap keputusan Mendagri tersebut. Sebab dia menilai bahwa situasi dan kondisi pandemi yang terjadi saat ini sudah masuk dalam kategori tanggap darurat dan membutuhkan banyak dana dalam penanganannya.

“Seharusnya itu, pemerintah pusat khususnya Mendagri dapat mengambil keputusan agar anggaran pelaksanaan pilkada dapat dialihkan sementara untuk penanganan pandemi Covid-19, bukan sebaliknya,” tegas Sriosako, saat dibincangi di gedung dewan, Kamis (30/4).

Hal tersebut dikatakannya mengingat trend penyebaran dan angka masyarakat yang terpapar, baik itu ODP maupun PDP terus mengalami peningkatan, sehingga penanganannya harus diprioritaskan, terlebih di Kalteng saat ini.

Anggota Komisi II DPRD Kalteng ini pun menambahkan, melihat situasi pandemi saat ini, tidak mungkin untuk menggelar pelaksanaan pilkada serentak di Kalteng. Oleh karena itu, anggaran pilkada yang lebih besar 3 kali lipat dari pilkada 2016 lalu, hendaknya bisa dialihkan sementara untuk penanganan Covid-19.

“Anggaran pilkada serentak tahun 2020 ini kan lebih besar 3 kali lipat dari tahun 2016 lalu sekitar Rp500 miliar, jauh sekali dengan sebelumnya yang hanya Rp180 miliar. Namun dengan situasi sekarang ini, alangkah baiknya anggaran itu bisa dialihkan sementara,” saran Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) I, meliputi Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Gunung Mas (Gumas) ini.

Dikatakan, pada pilkada 2016 silam, dengan anggaran sebesar Rp180 miliar dapat terlaksana dengan lancar. Jadi menurutnya, tidak masalah jika sebagian anggaran pilkada tersebut dapat dialihkan sementara untuk penanganan Covid-19 di Kalteng.

“Oleh karena itu, bercermin dari pelaksanaan pilkada Kalteng sebelumnya yang dapat terlaksana dengan anggaran yang jauh lebih kecil dari saat ini, kita meminta kepada pihak Mendagri untuk merubah keputusannya. Sehingga, anggaran tersebut bisa dialihkan sementara waktu untuk penanganan pandemi Corona di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Kalteng,” Sriosako, yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Kalteng ini mengakhiri. bob

Pos terkait