Ribuan Desa Terdampak Covid-19

  • Whatsapp
Ribuan Desa Terdampak Covid-19
Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran mengikuti rapat virtual via video conference bersama Ketua Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kepala BNPB Letjend. Doni Monardo, di Istana Isen Mulang, Sabtu (2/5).
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran mengikuti rapat virtual melalui video conference (Vidcon) dengan Kepala Badan Nasional Penggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat, di Istana Isen Mulang, Sabtu (2/5).

Rapat virtual tersebut dengan agenda Koordinasi Percepatan Operasi Penanganan Pandemi Covid-19, yang dipimpin langsung oleh Kepala BNPB selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo, yang juga didampingi Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Dalam pelaksanaan rapat tersebut, Gubernur Kalteng juga didampingi oleh Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng H. Darliansjah.

Dalam laporannya, Gubernur H. Sugianto Sabran menyampaikan terdapat ribuan desa dan kelurahan di Kalteng yang terdampak pandemi Covid-19.

Untuk penanganannya, ujar Gubernur, Pemprov Kalteng telah menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19, khusus untuk penyediaan jaringan pengaman sosial. Anggaran yang disiapkan mencapai Rp500 miliar untuk provinsi dan mulai dari Rp30-100 miliar untuk kabupaten dan kota.

Ia juga menyampaikan, bahwa Pemprov Kalteng telah menerima rapid test dari Pemerintah Pusat, yakni Kementerian Kesehatan sebanyak 7.200.

Selain itu, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng ini juga menyampaikan keinginanya untuk perpanjangan jangka waktu terkait dengan ditetapkannya Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) mengenai larangan sementara penggunaan sarana transportasi udara bagi angkutan penumpang, yang akan berakhir pada 01 Juni 2020 dan diperpanjangan sampai 3 Minggu setelah Lebaran, yakni 21 Juni 2020. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19 dari luar daerah, pungkasnya. dkw

iklan atas

Pos terkait

iklan atas