Anak 12 Tahun Positif Tertular

  • Whatsapp
Anak 12 Tahun Positif Tertular
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Jumlah penderita Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus terjadi peningkatan. Terbaru, ada 2 warga Kotim yang terkonfirmasi positif menderita Covid-19. Lebih memprihatinkan, penderita baru masih berusia 12 tahun.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kotim yang juga Bupati Kotim H Supian Hadi mengatakan, penambahan 2 kasus positif Covid-19 di Kotim dengan kode pasien 015 dan 016. Untuk pasien 016 diketahui merupakan warga Kecamatan Telawang, berusia 12 tahun berjenis kelamin perempuan.

“Pasien 016 tertular karena sebelumnya kontak erat dengan pasien positif 07. Usianya masih anak-anak 12 tahun,” ujarnya saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19, Minggu (3/5).

Kemudian satu orang lainnya, pasien 015, warga asal Kecamatan Kota Besi, berjenis kelamin laki-laki dengan usia 26 tahun. Pasien 015 tertular karena kontak erat dengan pasien positif 08.

Dijelaskan, kedua pasien tersebut telah mendapatkan perawatan di ruang isolasi dari tim medis di RSUD dr Murjani Sampit. Selain itu, ada 1 orang pasien positif yang dinyatakan sembuh dan sudah keluar dari rumah sakit.

“Pasien sembuh yakni pasien dengan kode 05, beliau sudah dinyatakan sembuh dan sudah keluar rumah sakit tadi pagi (Minggu),” ucapnya.

Supian menyebutkan, total ada 16 kasus positif di Kotim dengan rincian 12 mendapat perawatan, 2 orang meninggal dunia dan 2 orang sembuh. Selain itu, RSUD dr Murjani Sampit juga merawat pasien dari luar daerah seperti Kabupaten Katingan sebanyak 9 orang, Kabupaten Seruyan 2 orang, sehingga total pasien yang dirawat 27 orang.

Supian tetap mengingatkan kepada warga agar jangan meremehkan kondisi pandemi Covid-19 di Kotim. Sebab ia memantau sampai saat ini masih banyak warga yang keluar rumah, berkumpul dan juga tidak menggunakan masker.

183 OTG Diawasi
Sebanyak 183 Orang Tanpa Gejala (OTG) yang kini dalam pengawasan tim medis Puskesmas belum melakukan pemeriksaan swab sampel. Belajar dari peningkatan kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Kotawaringin Barat, justru pasien yang positif Covid-19 awalnya adalah OTG.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kobar Ahmad Sulkan mengatakan, pihaknya dalam waktu dekat ini tetap akan melakukan swab sampel terhadap OTG klinis Covid-19.

“OTG ini adalah orang yang pernah kontak langsung dengan pasien positif Covid-19 dan orang yang pernah berpergian dari daerah terjangkit. Saat ini wilayah kita masuk zona merah dengan adanya 18 orang yang positif terinfeksi Covid-19, sehingga Kobar termasuk wilayah terjangkit Covid-19,” kata Ahmad di sela-sela pemantauan pengambilan swab sampel terhadap klaster Gowa dan klaster Pesantren Temboro di Rumah Sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun, Sabtu (2/5).

Positif di Kalteng Tetap 157
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng yang juga Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan data terbaru yang diterima, Minggu (3/5), tidak ada penambahan pasien Covid-19 di Kalteng dari hari sebelumnya.

Artinya, kata Sugianto, sejauh ini kasus pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kalteng tetap berjumlah 157 pasien. Terdiri atas 135 pasien dalam perawatan, 15 dinyatakan sembuh, dan 7 meninggal dunia. Dengan ini, persentase angka kematian atau case fatality rate (CFR) Kalteng tetap berada pada 4,5 persen.

“Penambahan terjadi pada Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sebanyak 20 orang masuk dalam kategori ODP, sehingga total ODP di Kalteng berjumlah 398 orang, dari sebelumnya 378. Sementara itu, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) turun sebanyak 2 pasien, sebelumnya berjumlah 56 pasien, sekarang berjumlah 54 pasien,” kata Sugianto, saat menyampaikan rilis data, Minggu.

Dikatakan, total tes RT-PCR berjumlah 551, dengan 157 dinyatakan positif, 176 dinyatakan negatif, dan 218 masih dilakukan pemeriksaan. Harapan besar, masyarakat dapat taat pada kebijakan yang dikeluarkan pemerintah. Semua itu dilakukan untuk menekan penyebaran virus Covid-19 agar tidak meluas. Apabila dapat ditekan, diharapkan kasus Covid-19 di Kalteng cepat selesai, dan semua aktivitas dapat berjalan dengan normal kembali.

Sementara di Indonesia sendiri, berdasarkan data www.covid19.go.id sampai dengan 3 Mei 2020 pukul 16.00 WIB, positif berjumlah 11.192, atau bertambah 349, dari sebelumnya 10.843. Sebanyak 1.876 sembuh, atau bertambah 211 dari sebelumnya 1.665. Sementara angka meninggal dunia mencapai 845 pasien, tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Tingkat dunia, terdapat 213 negara atau kawasan yang terdampak Covid-19. Dari semua negara tersebut, terdapat 3.428.422 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, dengan angka kematian mencapai 243.831 pasien, sementara yang sembuh mencapai 1.093.189 pasien. c-may/c-uli/ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas