Identitas Tak Jelas, Dilarang Masuk!

  • Whatsapp
Identitas Tak Jelas, Dilarang Masuk!
Anggota Tim Pengawas Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya melakukan pengecekan identitas diri pengendara mobil di Pos Lintas Batas Kelurahan Pahandut Seberang, Sabtu (2/5). TABENGAN/RONNY GUNTUR

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya terus menggalakkan berbagai upaya dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Cantik. Bahkan, aturan pemerintah pusat mengenai larangan mudik pun mulai diterapkan, dengan melakukan pengawasan melalui Pos Lintas Batas (Libas) di pintu keluar masuk Kota Palangka Raya.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palangka Raya Alman Pakpahan mengatakan, pihaknya selaku bagian dari Tim Gugus Tugas melakukan pengetatan pengawasan keluar masuk kendaraan yang menuju ataupun yang ingin keluar dari Ibu Kota Provinsi Kalteng ini.

Diungkapkannya, upaya pengetatan dilakukan di dua Pos Libas, yakni di Kelurahan Pahandut Seberang dan Kelurahan Sabaru.

“Adapun kegiatan di Pos Libas tersebut adalah pengecekan suhu tubuh, penggunaan masker atau tidak dari masyarakat yang beraktivitas di luar rumah, dan mengecek identitas dari pengemudi tersebut,” tutur Alman kepada awak media, akhir pekan tadi.

Dijelaskan, bila ada orang dari domisili luar Kota Palangka Raya ingin memasuki Kota Cantik, pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu dan ditanya ke mana tujuannya, di mana tempat kerjanya di kota ini dan apakah asli domisili kota ini?

“Kami melakukan hal ini sesuai Permenhub Nomor 5 Tahun 2020, yang bertujuan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ini juga salah satu upaya kita agar memastikan virus tersebut tidak masuk ke kota ini dari luar daerah, terutama dari wilayah lain yang sudah masuk dalam zona merah,” bebernya.

Alman melanjutkan, apabila ada orang luar yang ingin masuk ke Kota Palangka Raya namun dengan tujuan dan tempat tinggal yang tidak jelas serta tidak mampu menunjukkan identitas sebagai warga Kota Palangka Raya, maka pihaknya akan mengarahkan untuk putar balik.

“Berbeda dengan orang luar daerah yang ingin masuk Ke Kota Palangka Raya, namun memiliki kartu identitas Kota Cantik, maka dipersilakan masuk dengan catatan membuat perjanjian di Pos Libas terkait melakukan isolasi mandiri setelah sampai di rumah,” ungkapnya.

Alman menambahkan, adapun mobil yang diperbolehkan keluar masuk Kota Palangka Raya ada 8 jenis, antara lain kendaraan pimpinan lembaga tinggi negara, kendaraan operasional berpelat dinas, kendaraan dinas TNI, kendaraan dinas Polri, kendaraan dinas petugas jalan tol, mobil pemadam kebakaran, mobil ambulans dan mobil yang mengangkut barang atau logistik.

“Saya memohon maaf kepada orang dari daerah lain yang ingin masuk ke Kota Palangka Raya, baik mobil ataupun motor pribadi, bila bukan domisili Kota Cantik dan keperluan tidak jelas, maka terpaksa kami arahkan putar balik,” tegasnya. rgb

Pos terkait