Palangka Raya Terapkan PSKH dan Karantina Mandiri

  • Whatsapp
Palangka Raya Terapkan PSKH dan Karantina Mandiri
Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya Emi Abriyani saat memimpin apel pasukan PSKH di Kelurahan Bukit Tunggal, Kamis (30/4). TABENGAN/RONNY
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pandemi Covid-19 di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya dalam beberapa waktu terakhir memiliki tren penularan yang cenderung terus meningkat secara siginifikan. Hal ini membuat Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya mengambil langkah strategis yang menjadi dasar kebijakan dan siap diterapkan.

Langkah strategis tersebut telah disampaikan kepada Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran melalui surat dengan Nomor: 368/68/BPBD/BTT.Covid-19/IV/2020 tertanggal 29 April 2020 yang ditandatangani Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.

Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya melalui Ketua Harian Emi Abriyani, Kamis (30/4), menuturkan, pihaknya akan melakukan setidaknya dua langkah strategis sebagai upaya penanganan penyebaran Covid-19.

Langkah strategis pertama, terkait dengan penerapan Pembatasan Skala Kelurahan Humanis (PSKH), akan dilaksanakan pembatasan kegiatan tertentu dengan cara humanis meliputi advokasi, edukasi, dan sosialisasi bagi penduduk di kelurahan yang telah ditetapkan sebagai zona merah dan zona kuning.

Dari 30 kelurahan di Kota Palangka Raya, terdapat 10 kelurahan yang diberlakukan PSKH, yakni Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka, Menteng, Langkai, Panarung, Pahandut, Kereng Bangkirai, Sabaru, Marang dan Kelurahan Kalampangan.

“Langkah kedua, penerapan Protokol Karantina Mandiri Pencegahan Infeksi (PKMPI) Covid-19 di wilayah Kota Palangka Raya. Setiap Orang Tanpa Gejala (OTG) wajib dikarantina di tempat yang telah disediakan Pemko Palangka Raya. Untuk sementara ini Pemko merencanakan akan menggunakan Asrama Haji Jalan G Obos Palangka Raya sebagai tempat karantina dimaksud,” jelas Emi.

Terpisah, Lurah Bukit Tunggal Heri Fauzi kepada Tabengan mengatakan, pihaknya secara prinsip siap 100 persen untuk melaksanakan PSKH seperti yang diamanatkan pemerintah, dan tim gugus tugas telah berjaga pada pos yang disediakan sesuai dengan arahan.

“Sejak Kamis (30/4) sudah kita laksanakan di 5 titik cek poin, yakni Pasar Rajawali, muara Jalan Maanyar Km 7 Jalan Tijilik Riwut, simpang empat Jalan Tingang dan Jalan Rajawali, serta simpang tiga Jalan Mahir Mahar Km 8 Jalan Tjilik Riwut. Kami juga telah keluarkan surat edaran bagi seluruh RT/RW di Kelurahan Bukit Tunggal untuk membantu memaksimalkan PSKH di lingkungannya masing-masing,” bebernya.

Sementara itu, Kapolresta Palangka Raya Kombespol Dwi Tunggal Jaladri dalam rilisnya kepada awak media menyampaikan, dalam pelaksanaan PSKH pihaknya telah menyiagakan 387 personel gabungan dari TNI/Polri, Pemko dan Forkopimda untuk bertugas pada 8 posko yang ada di 8 kelurahan dan 35 cek poin pemeriksaan.

“Kita menyampaikan sosialisasi dan imbauan untuk selalu menjaga diri dan hidup sehat, tidak mengikuti kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa, membatasi kontak fisik, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, dan menyalurkan bantuan bagi mereka yang kurang mampu,” pungkasnya. rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas