Bantuan Covid-19 Harus Tepat Sasaran

  • Whatsapp
Bantuan Covid-19 Harus Tepat Sasaran
HENRY
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Adanya bantuan terhadap masyarakat yang terdampak pandemi Corona Virus Disease atau Covid-19, mendapat sorotan dari kalangan DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Pihaknya berharap agar bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran, khususnya terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalteng Henry menuturkan selain tepat sasaran, juga tidak terjadi ganda atau double saat menerima bantuan. “Tepat sasaran dan tidak double, dalam artian mampu menyentuh seluruh lapisan masyarakat, yang memang benar-benar membutuhkan,” ujarnya kepada awak media belum lama ini.

Dirinya selaku anggota panitia khusus (Pansus) serta tim pengawasan bantuan sosial (Bansos) pemerintah menegaskan, pihaknya jelas akan mengawasi ketat hal tersebut. Tentunya mencakup bantuan baik dari kabupaten/kota, provinsi maupun pusat.

Henry juga menambahkan, tim pansus sendiri juga akan secara langsung turun ke lapangan, dalam upaya kinerja sebagai memantau serta mengawasi. Selain itu dijelaskannya tugas anggota tim, akan bekerja selama enam bulan sejak mendapat Surat Keputusan (SK).

Selain itu wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) V, meliputi Kabupaten Barito Utara, Barito Timur, Barito Selatan dan Murung Raya tersebut menyarankan, terkait bantuan yang diharapkan tepat sasaran, agar bisa memberikan tanda berupa stiker di rumah-rumah warga ataupun masyarakat yang dianggap sesuai kriteria, dalam menerima bantuan dari pemerintah.

“Ini sangat penting agar bantuan yang diberikan tepat sasaran, tidak double dan mudah diawasi, atau bahkan sudah menerima atau belum,” ujar mantan Ketua DPRD Kabupaten Murung Raya tersebut.

Henry mencontohkan seperti di Bali, dimana rumah-rumah warga diberikan tanda khusus yang menerima bantuan. Bahkan mereka yang mampu, ada yang menolak bantuan tersebut. Untuk itu diharapkan ada semacam stiker khusus di Kalteng, pada rumah warga yang layak menerima bantuan, dikarenakan memang masuk kategori kurang mampu. drn

iklan atas

Pos terkait

iklan atas