Demi Gula Harga Murah, Masyarakat Rela Antre Mengular

  • Whatsapp
Demi Gula Harga Murah, Masyarakat Rela Antre Mengular

PULANG PISAU/tabengan.com – Operasi pasar yang dilaksanakan Dinas Perindustrian, Perdagangan,  Koperasi dan UMKM (Disperindagkop dan UMKM) Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) di halaman kantor dinas setempat, Kamis (30/4/2020), dipadati masyarakat. Demi gula harga murah, mereka rela antre mengular hingga ratusan meter.

Harga gula pasir per kilo Rp19.000 sampai Rp23.000 di pasaran masih cukup tinggi, namun melalui operasi pasar tersebut, masyarakat per Kepala Keluarga (KK) bisa membeli dengan harga murah Rp12.500.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, Yusnan mengatakan, antrean warga sejak pagi sudah terlihat, bahkan sampai pukul 10.00 WIB, jumlah masyarakat terus mengular sampai ratusan meter, dan bahkan masyarakat nekat hujan-hujanan.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Pulpis Elieser Jaya mengatakan, sebaran gula murah tersebut masing-masing kecamatan juga mendapatkan suplai, yakni Kecamatan Sebangau Kuala, Kahayan Kuala, Jabiren Raya, Kahayan Tengah dan Banama Tingang masing-masing mendapatkan 1,5 ton gula pasir. Sedangkan Kecamatan Maliku dan Pandih Batu masing-masing mendapatkan 2 ton.

“Kemarin kita berikan kesempatan camat untuk berkoordinasi di tingkat kecamatan dahulu, dan selanjutnya kita tunggu kapan pelaksanaannya di kecamatan. Intinya kita menunggu saja informasi dari mereka kapan melaksanakan operasi pasar di tingkat kecamatan,” ujar Elieser.

Lanjut Elieser, dilaksanakan oprasi pasar ini sifatnya hanya untuk harga yang mengalami kenaikan. Menurutnya, untuk harga komoditas lain yang tidak mengalami kenaikan maka pihaknya tidak melaksanakan operasi pasar.

“Operasi pasar ini berdasarkan skedul kita akan berakhir hingga pukul 15.00 WIB. Jumlah gula pasir yang tersedia untuk operasi pasar hari ini ada 3,5 ton. Jika ini masih tersisa, maka bisa kita lanjutkan sampai pukul 16.00 WIB,” pungkasnya. c-mye

Pos terkait