Rektor UPR Pantau Ujian Mahasiswa Secara Online

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com — Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Andrie Elia bersama Wakil Rektor UPR Bidang Akademik Prof Salampak, menyaksikan Ujian Akhir mahasiswa program studi (prodi) Teknik Sipil Fakultas Teknik (FT), Wahyu Setya Sasongko, melalui sambungan virtual Hangout Meet, dari Rumah Jabatan (Rujab) Rektor UPR, Rabu (29/4) pagi.

Dalam sambungan virtual tersebut juga diikuti para tim penguji lainnya, yakni Ketua/Penguji 1 Apria BP Gawei, Sekretaris/Penguji 2 Veronika Happy P, Penguji 3 Kaprodi TS FT UPR Rudi Waluyo, Penguji 4 Dekan FT UPR Waluyo, serta Penguji 5 Dewantoro.

Pada kesempatan tersebut, Rektor UPR berkesempatan mengajukan beberapa pertanyaan terkait judul tugas akhir, tujuan penulisan dan penguasaan materi dari mahasiswa tersebut.

Dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp pribadinya, Andrie mengatakan bahwa meski saat ini pihaknya tetap bekerja dari rumah, kuliah dari rumah, bahkan melaksanakan ujian dari rumah, tidak berarti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) semata-mata terhenti.

“Buktinya tadi pelaksanaan ujian akhir, terhadap mahasiswa Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik UPR atas nama Wahyu ini bisa berjalan lancar. Saya berharap, dari penulisan ini bisa bermanfaat bagi mahasiswa itu sendiri sekaligus bisa memberikan kontribusi pemikiran untuk pembangunan di wilayah Kota Palangka Raya, khususnya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng),” ujarnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) melanjutkan, untuk saat ini semua kegiatan civitas akademisi di lingkup UPR, dapat dilakukan secara daring dari rumah.

“Ini sebagaimana anjuran dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI), serta berbagai anjuran pemerintah, terkait protap kesehatan, guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” tutur Andrie.

Tidak lupa, dirinya mengimbau agar hendaknya kepatuhan tersebut juga bisa diikuti oleh seluruh masyarakat, seperti menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun pada air yang mengalir.

“Tetaplah tinggal di rumah, jangan bepergian bila tidak ada kepentingan yang sangat mendesak. Selalu menggunakan masker, bila berada di luar rumah dan tetap menjauh dari kerumunan, dengan menerapkan sosial dan physical distancing. Karena, selain pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran COVID-19, masyarakat juga memiliki peranan penting,” tutup Andrie. -bob-

iklan atas

Pos terkait

iklan atas