Travel Dilarang Masuk Palangka Raya

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Palangka Raya di Pos Pengawasan Sebangau rupanya telah mulai menerapkan aturan Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri tahun 1441 Hijriah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

“Hari ini (Selasa) ada travel yang hendak memasuki Kota Palangka Raya kami perintahkan untuk putar balik. Selain berdasarkan Permenhub, kami juga menindaklanjuti surat edaran dari Sekda Provinsi Kalteng yang melarang penggunaan transportasi darat untuk pencegahan pandemi ini,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya Alman Pakpahan, Selasa (28/4).

Alman menuturkan, perintah tersebut hanya berlaku untuk angkutan darat yang membawa penumpang, sedangkan untuk angkutan arus distribusi barang masih diperbolehkan. Larangan ini, lanjutnya, berlaku untuk sarana transportasi dengan tujuan keluar/masuk wilayah PSBB, zona merah penyebaran Covid-19, dan aglomerasi yang telah ditetapkan sebagai wilayah PSBB.

“Kalteng dan Kota Palangka Raya kan sudah zona merah, maka untuk memutus pandemi Corona salah satunya menjaga ketat perbatasan dan menindaklanjuti aturan dari pemerintah. Aturan ini seyogyanya berlaku sejak 24 April sampai dengan 31 Mei 2020 mendatang,” beber Alman.

Ia berharap masyarakat bisa mengerti tentang upaya pencegahan penyebaran virus tersebut dan tetap menjalankan perintah untuk tetap berdiam di rumah. Pihaknya yang tergabung dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya pun akan melakukan penjagaan selama 24 jam di perbatasan.

“Mohon masyarakat kita bisa mengerti serta memahami anjuran pemerintah ini, agar virus Covid-19 bisa segera berakhir. Juga kami mohon maaf kami hanya laksanakan tugas, kasihan petugas lapangan dan para medis sudah banyak korban keganasan Covid-19 ini. Jadi kami mohon kerja sama dari masyarakat,” imbuhnya. rgb

Pos terkait