Warga Diimbau Patuhi Larangan Mudik

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Wakil Ketua I Komisi B Bidang Perekonomian dan Pembangunan DPRD kota Palangka Raya, Susi Idawati meminta masyarakat kota setempat mematuhi imbauan dan kebijakan tentang larangan mudik di tengah pandemi Covid-19.

Susi mengatakan, tradisi mudik saat Ramadan dan hari raya Idul Fitri memang menjadi kebiasaan atau budaya masyarakat, agar dapat berkumpul serta silaturahmi dengan sanak keluarga di kampung halaman.

Namun tahun ini, diakuinya, kondisi sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, beberapa daerah di Indonesia, umumnya di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya di Palangka Raya, saat ini marak terjadi penyebaran Covid-19.

“Maka dari itu pemerintah telah mengimbau masyarakat supaya menunda dulu rencana mudik untuk mencegah meluasnya potensi penyebaran virus ini,” kata Susi kepada Tabengan, Senin (27/4).

Pemerintah pusat, lanjut Susi, bahkan telah mengeluarkan aturan untuk melarang mudik, yakni melalui Permenhub Nomor 25 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 hijriyah dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19.

“Ini semua dilakukan demi keselamatan keluarga dan orang banyak sayangi. Sebab masyarakat yang dari daerah zona merah mudik ke daerah asal, maka potensi untuk bisa menularkan virus Covid-19 kepada kelurganya di kampung halaman sangat tinggi. Terlebih jika mengunjungi orang tua kita yang berusia lanjut dan masuk dalam golongan rentan,” jelas Politisi Partai NasDem ini.

Intinya, walaupun menunda mudik, Susi mengingatkan bahwa yang terpenting adalah masing-masing individu wajib menjaga kesehatan diri dan tidak menularkan virus kepada orang lain.

Untuk bersilahturahmi saat menunda mudik, dirinya menyarankan bisa menggunakan sarana komunikasi yang ada seperti halnya video call.

“Menunda mudik adalah salah satu cara menekan angka penularan dan menekan meluasnya penularan virus ini. Karena itu, saya sangat mengharapkan agar masyarakat bisa ikuti anjuran serta imbauan dari pemerintah jika memang menyayangi keluarga di kampung. Yang jelas ini bukan untuk membatasi, namun agar pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas