OS Mengaku Dapat Bisikan Sebelum Bunuh Anak Kandung

  • Whatsapp
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com – Pelaku pembunuh anak kandung sendiri yaitu OS, masih menjalani pemeriksaan secara intensif oleh aparat Satreskrim Polres Kotawaringin Timur. Selain menangkap pelaku, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, seperti pisau yang digunakan oleh pelaku untuk membunuh anaknya.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel SIK mengungkapkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku sebelum menghabisi anaknya ternyata mendapat bisikan.

“Jadi pelaku ini sedang nonton TV. Saat itulah pelaku menerima bisikan agar membunuh anaknya,” terang Kapolres Kotim, saat ekspos kasus, Senin (27/4) siang.

Disampaikan Kapolres, setelah mendapatkan bisikan tersebut, tersangka kemudian pergi ke dapur untuk mencari pisau dapur. Namun dia tidak menemukan pisau di dapur rumahnya.

“Pelaku kemudian pergi ke warung di samping rumahnya untuk berbelanja, dan di situ dia mendapatkan pisau yang digunakan untuk membunuh anaknya itu,” lanjut Kapolres, didampingi Waka Polres Kompol Abdul Aziz dan Kasat Reskrim AKP Zaldy.

Setelah mendapatkan pisau tersebut, pelaku lalu kembali ke rumahnya, dan mendatangi anaknya yang sedang tidur. Saat itu korban sempat terbangun dan pelaku kemudian menggendongnya. Diduga saat itulah pelaku kemudian membunuh anaknya dengan menusuk tubuh anaknya menggunakan pisau yang dibawanya.

“Ada sekitar lima buah luka tusukan di tubuh korban. Antara lain di badan dan leher,” lanjut Kapolres.

Terhadap tersangka, tambah Kapolres, saat ini sedangkan dilakukan observasi kejiwaannya di RSUD dr Murjani Sampit. Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat (3) UU RI nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman kurungan penjara 15 tahun. c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas