Semi Lockdown Palangka Raya Ditunda

  • Whatsapp
Semi Lockdown Palangka Raya Ditunda
Walikota Palangka Raya Fairid Naparin

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Kecamatan/Kelurahan (PSBK) dan semi lockdown untuk mencegah penyebaran Covid-19, untuk sementara ditunda hingga Rabu atau paling lambat hari Jumat.

Keputusan ini merupakan hasil rapat Pemko dengan tim Gugus Tugas, Minggu (26/4) malam, bertempat di Aula Palampang Tarung, yang dihadiri pemerintah kota Palangka Raya bersama DPRD, Forkopimda, serta jajaran TNI/Polri untuk membahas langkah strategis dalam memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 di Palangka Raya .

Usai menggelar rapat, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin kepada awak media mengatakan dalam rapat tersebut dihasilkan sejumlah keputusan. Pertama pihaknya melalui gugus tugas akan melakukan pengetatan pengawasan pada kawasan zona merah. Adapun yang akan diberlakukan pengetatan ada 8 kelurahan, antara lain Kelurahan Panarung, Pahandut Menteng, Sabaru, Kereng Bangkirai, Palangka dan Bukit Tunggal.

“Hari Rabu nanti keputusan final akan keluar, paling lambat hari Jumat. Langkah ini diambil, jelas karena ada target dan capaian kami yakni dalam waktu 1 bulan untuk memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19 dan dampaknya,” ujar Fairid.

Kemudian hasil yang kedua, tambahnya, yakni persiapan lokasi isolasi bagi mereka yang pernah melakukan kontak erat bersama orang yang memiliki kasus positif Covid-19.

“Adapun lokasi yang kami siapkan untuk tempat isolasi adalah Asrama Haji Al Mabrur Kota Palangka Raya. Ini untuk mengantisipasi meningkatnya penderita Covid-19 ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, berencana memberlakukan PSBK dan semi lockdown di Kota Palangka Raya, karena melihat sebaran virus di Kota Cantik yang terus bertambah setiap harinya.

“Ada enam dari 30 kecamatan di Kota Palangka Raya yang masuk dalam zona merah Covid-19 yakni Kelurahan Palangka, Menteng, Bukit Tunggal, Panarung, Pahandut, serta Langkai. Jadi Kota Palangka Raya akan berlakukan PSBK dan semi lockdown secara ketat untuk memutus penyebaran Covid-19 ini,” kata Fairid, baru-baru ini.

Semi lockdown, ungkap Fairid, akan diberlakukan mulai Senin (27/4). Kebijakan yang diambil ini juga sudah melalui koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), sehingga dengan diterapkannya semi lockdown tersebut semua akses keluar dan masuk ke daerah zona merah akan dijaga ketat.

Secara teknis, Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya. rgb

Pos terkait