Waduh, Positif Covid-19 di Kalteng Tembus 101

  • Whatsapp
Waduh, Positif Covid-19 di Kalteng Tembus 101
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com– Perkembangan data terbaru pasien yang dinyatakan positif Corona atau Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus bertambah. Data terbaru yang dirilis Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kalteng menembus angka 101 pasien.

Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng yang juga Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan, pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Kalteng kembali bertambah. Ada sebanyak 7 pasien yang dinyatakan positif Covid-19 sehingga totalnya menjadi 101 pasien, dari sebelumnya berjumlah 94 pasien.

Sebanyak 86 pasien dalam perawatan, kata Sugianto, sementara sembuh bertambah 1 menjadi 10 orang dari sebelumnya 9 yang dinyatakan sembuh. Angka meninggal dunia atau case fatality rate (CFR) Kalteng turun menjadi 5 persen, jumlah yang meninggal dunia sebanyak 5 orang. Menyusul sembuhnya 1 pasien, angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) turun menjadi 76 pasien dari sebelumnya 77 pasien.

“Kenaikan juga terjadi pada Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sebanyak 12 orang masuk dalam kategori PDP, sehingga total ODP mencapai 308 orang dari sebelumnya 296 orang. Sementara total tes RT-PCR berjumlah 424, dimana 101 dinyatakan positif, 166 dinyatakan negatif, dan sisanya sebanyak 157 masih dalam pemeriksaan,” kata Sugianto, Sabtu (25/4/2020), di Palangka Raya.

Data terbaru itu juga menggambarkan, lanjut Sugianto, 13 daerah yang ada di Kalteng masuk dalam kategori zona merah. Tersisa Kabupaten Sukamara yang masih masuk zona hijau, karena tidak terdampak virus Covid-19. Penambahan pasien yang dinyatakan positif terbanyak di Palangka Raya. Terdapat 37 yang dinyatakan positif, terdiri atas 27 dalam perawatan, 8 sembuh, dan 2 meninggal dunia.

Sementara itu, di Indonesia sendiri, berdasarkan data www.covid19.go.id sampai dengan 25 April 2020 pukul 16.00 WIB, positif Covid-19 bertambah 396 pasien, dari sebelumnya 8.211 pasien menjadi 8.607. Di mana 1042 di antaranya sembuh atau bertambah 40 dari sebelumnya 1002, sementara angka meninggal dunia mencapai 720 pasien, tersebar di 34 provinsi di Indonesia. ded

iklan atas

Pos terkait

iklan atas