Satu PDP Asal Baamang Meninggal Dunia

  • Whatsapp
SAMPIT/tabengan.com- Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah dr Murjani Sampit meninggal dunia pada Jumat (24/4/2020) pukul 22.53 WIB.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Bupati Kotim H Supian Hadi mengatakan, PDP yang meninggal dunia langsung dimakamkan di tempat asalnya dengan menggunakan aturan pemakaman jenazah sesuai protokol kesehatan penanganan Covid-19.
“PDP yang meninggal dunia asal Kecamatan Baamang, usia 55 tahun jenis kelamin laki-laki. Sudah dilakukan pemeriksaan swab namun hasilnya belum keluar,” ujarnya saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19, Sabtu (25/4/2020).
Selain itu, Supian juga mengumumkan kronologi penambahan pasien positif Covid 19 yang baru dengan kode pasien 010, 011 dan 012. Menurutnya,  pasien positif baru berasal dari satu keluarga, terdiri dari suami, istri dan anak.
Diketahui, istri melakukan perjalanan luar daerah yakni dari Jakarta dan Bogor kemudian setelah mendapatkan pemeriksaan rapid test dinyatakan positif. Sementara suami dan anaknya tidak melakukan perjalanan keluar daerah.
“ODP yang positif ini tidak mengalami gejala apapun. Mungkin karena imunnya kuat, sehingga pada masa inkubasi suami dan anaknya yang tertular. Saat ini mereka semua sudah dirawat di ruang isolasi,” tuturnya.
Saat ini total pasien positif Covid-19 di Kotim berjumlah 12 orang dengan rincian 10 orang dalam perawatan, 1 orang sembuh dan 1 orang meninggal dunia. Selain itu RSUD dr Murjani Sampit juga merawat pasien positif yang berasal dari Katingan sebanyak 4 orang dan dari Kabupaten Seruyan 2 orang.
“Total yang dirawat di rumah sakit berjumlah 16 orang. Sementara untuk PDP Kotim masih nihil namun untuk PDP asal Katingan berjumlah 4 orang,” tuturnya. c-may

Pos terkait