Dewan Dorong Palangka Raya Gunakan RT-PCR Mandiri

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kasus Covid-19 di Kalteng, khususnya di Kota Palangka Raya, tampaknya terus alami penambahan setiap hari.

Bahkan berdasarkan keterangan Ketua Harian Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, per Kamis (23/4), tingkat kematian pasien virus Covid di Kota Palangka Raya telah capai 6,90 persen.

Dimana sebanyak 29 kasus positif, 8 sembuh dan 2 meninggal dunia, dan 68 orang dalam pemantauan (ODP) serta 22 pasien dalam pengawasan (PDP).

Wakil Ketua II Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Shopie Ariany mengatakan, jika meningkatnya kasus dan sebaran virus tersebut tentu memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat, apakah tertular atau tidak virus Covid-19.

Karena itu dirinya mendorong agar pemerintah daerah setempat segera menerapkan langkah strategis dan efisien dalam penanganan potensi penyebaran Covid-19.

“Kita mendorong agar bisa dilaksanakannya screening massal agar penanganan pandemi ini bisa dilakukan dengan cepat,” kata Shopie kepada Tabengan, Jumat (24/4) kemarin.

Untuk itu, ia berharap agar pemerintah daerah sebaiknya menggunakan RT-PCR (Rapid Test Polymerase Chain Reaction) mandiri untuk mempercepat tim medis mendeteksi pasien, apakah terpapar Covid-19 atau tidak.

Menurut Shopie, kemandirian di sektor kesehatan sangat dibutuhkan saat ini, terutama dalam menangani Covid-19. Terlebih Bio Farma bekerja sama dengan BPPT, sejumlah kementerian, universitas, lembaga pendidikan, hingga start up telah mengembangkan test berbasis RT- PCR.

Dimana RT-PCR buatan dalam negeri tersebut dapat digunakan untuk mendeteksi Covid-19. Rencananya, sebanyak 4.000 kit diganostis dapat memeriksa 100.000 sampel akan diproduksi dalam 2 pekan oleh Bio Farma.

“Selama ini kita menunggu hasil pemeriksaan spesimen terhadap pasien dari Jakarta atau Surabaya. Dan hasil uji laboratorium cukup lama untuk kita terima hasilnya, khususnya bagi mereka yang berstatus PDP. Maka penggunaan RT-PCR yang tingkat akurasinya mencapai 97 persen sebaiknya dimanfaatkan pemerintah,” harapnya.rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas