Covid-19 Ancam Serapan PAD

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin tak memungkiri jika dampak yang ditimbulkan pandemi Covid-19 sangatlah besar. Bahkan mengancam target penyerapan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik dari sektor pajak maupun retribusi daerah untuk tahun 2020 ini.

“Jika bicara mengenai serapan atau penurunan PAD, tentu kami belum mengetahui secara persis. Karena kita juga belum mengetahui kapan pandemi Covid-19 ini selesai. Tapi yang pasti, pengaruh pandemi ini pasti ada,” tutur Fairid, Jumat (24/4).

Hingga kini, lanjut Fairid, pihaknya belum bisa menyimpulkan secara khusus laporan realisasi pemasukan maupun capaian PAD daerah berupa pajak maupun retribusi. Namun yang dikhawatirkan, bila pandemi Covid-19 belum reda hingga pertengahan tahun, tidak menutup kemungkinan target PAD tidak tercapai.

“Belum lagi adanya kebijakan terhadap objek dan sumber pajak maupun retribusi yang terdampak Covid-19, sehingga proses penarikan pajak dan retribusi tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Fairid menambahkan, sejumlah kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat dan daerah untuk memberikan keringanan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, juga berpengaruh secara signifikan terhadap pendapatan sektor pajak dan retribusi.

“Seperti penutupan sementara restoran, café dan tempat usaha wisata lainnya, maka secara tidak langsung akan ada dampak tidak berjalannya pungutan sektor pajak dan retribusi dari objek-objek pajak itu,” katanya.

Terlebih saat ini, pemerintah daerah juga diminta untuk melakukan refocusing atau realokasi APBD, sehingga pemerintah daerah akan bekerja keras memulihkan kondisi anggaran untuk ke depannya. rgb

Pos terkait