RSUD dr Sylvanus Overload, Disiapkan Gedung Bapelkes, BPSDM dan Asrama Haji

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kalawa Atei menerapkan protokol penanganan Covid-19 bagi pasien yang didapati mengalami batuk. Hal tersebut dibenarkan Plt Direktur RSJ Kalawa Atei dr Theodorus Sapta Atmadja, usai menerima bantuan APD di gedung Jamkrida, Kamis (23/4).

“Jadi di RSJ ada 2 pasien yang batuk-batuk. Daripada saya tidak periksakan, saya salah. Jadi kita lakukan swab. Swab pertama negatif,” bebernya saat dibincangi Tabengan.

Theo menjelaskan, alasan pihaknya melakukan swab kepada 2 pasien RSJ tersebut adalah karena kondisi kamar isolasi di RSJ berupa bangsal.

“Di sana kan bangsal, jadi kalau ada apa-apa dan terlambat, kan saya yang salah. Jadi untuk itu saya sudah cek duluan supaya kita mengantisipasi kemungkinan terburuk,” ujar Theo.

Menurut Theo, RSJ Kalawa Atei juga telah melakukan screening untuk pasien dan pengunjung, termasuk pasien yang rawat jalan maupun pengunjung.

“Jadi sampai saat ini di RSJ puji Tuhan belum ada yang terindikasi sebagai PDP,” ujarnya lagi.

RSUD Doris Perluas Layanan

Bertambahnya masyarakat yang terpapar Covid-19, menyebabkan ruang perawatan pasien Covid-19 mengalami overload. Menghadapi hal itu, Wakil Direktur Pendidikan dan Kemitraan RSUD Doris Sylvanus dr Theodorus Sapta Atmadja mengatakan, pihaknya telah melakukan perluasan layanan kesehatan bagi pasien Covid-19.

“Artinya kita bikin perluasan RS di Bapelkes,” kata Theo, saat dibincangi, Kamis (23/4).

Lebih lanjut, Theo mengatakan, jika memang diperlukan ada alternatif lain yaitu BPSDM dan Asrama Haji. Namun diakuinya, hal tersebut masih dalam pembahasan Tim Covid-19. Lebih strategis BPSDM jika mempertimbangkan secara jarak.

“Nanti kita akan melihat mana kira-kira yang pas. Apakah BPSDM atau Asrama Haji. Kalau lihat dekatnya, lebih dekat BPSDM, kan dia koordinasi rontgen fotonya juga dekat, lebih nyaman. BPSDM kan gak punya alat rontgen di sana. Rontgennya kan ke Doris, lebih dekat,” tutupnya. dsn

Pos terkait