Rela Tidak Bergaji, Sugianto Sumbang Rp9 Miliar untuk Masyarakat

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran rela tidak bergaji hanya untuk membantu masyarakart Kalteng yang terdampak virus corona atau Covid-19. Bantuan dengan nilai sekitar Rp9 miliar tersebut adalah hasil dari gajih, tunjangan, honurarium serta uang rumah tangga selama dirinya menjabat gubernur.

Pria yang juga kader partai PDIP tersebut merelakan uang hasil kerjanya untuk disumbangkan kepada masyarakat, disamping anggaran Pemprov Kalteng yang juga dilakukan penyaluran secara tersendiri.

“Alhamdulillah, secara nurani dan hati saya melihat situasi ini sulit, dampak kepada masyarakat cukup berat. Dengan niat yang tulus, saya secara pribadi menyumbangkan gajih, honor dan uang rumah tangga saya selaku gubernur, untuk membantu meringankan beban warga, yaitu berupa sembako. Insya Allah, dapat sembako untuk ribuan kepala keluarga,” kata Sugianto Sabran, seperti rilis yang disampaikan ke Tabengan, Rabu (22/4).

Sistem pembagianya juga dilakuan oleh tim relawan dan mahasiswa yang membantu mendata dan menyalurkan secara dor to dor kepada warga langsung.

“Sebagai pribadi, dan petugas partai, kami juga diarahkan Ketum PDIP, Bu Megawati, untuk kader-kadernya merespon cepat dalam membantu masyarakat. Mulai hari ini kami mulai salurkan, secara bertahap,” kata Sugianto.

Gubernur Sugianto menyampaikan, dirinya bersama Anggota DPR-RI Dapil Kalteng H. Agustiar, melakukan penyaluran sembako di beberapa titik di Ibu Kota Provinsi Kalteng, diantaranya Rp5 miliar disalurkan oleh tim relawan dan sisanya disalurkan melalui pihak Dewan Adat Dayak (DAD).

“Saya izin sama istri dan anak bahwa akan menyumbangkan untuk membantu terdampak Covid-19. Istri mengizinkan, orang tua kami juga mengizinkan, dan Alhamdulillah kami segera menyalurkanua,” ucap Sugianto.

Diketahui, angka Rp9 Miliar itu bukan hanya gaji dan honorarium saja, tapi juga berasal dari anggaran rumah tangga gubernur yang nilainya sebesar Rp 100 juta. Dari Rp 100 juta itu, Rp15 juta di antaranya untuk panti asuhan, sedangkan sisanya digunakan untuk keperluan rumah tangga. Keperluan itulah yang kemudian disumbangkan dengan total Rp5,1 Miliar.

Sedangkan gaji dan honorariumnya senilai Rp3,9 miliar. Sehingga totalnya adalah Rp9 miliar.

Dirinya juga menyiapkan lahan pribadi sekitar 5 hektar untuk antisipasi dalam pemakaman pasien Covid-19.

Gubernur berharap, bantuan pribadinya itu benar-benar tersalurkan kepada mereka yang terdampak dan tidak mampu.

Sementara Anggota DPR-RI dapil Kalteng dari PDIP, Agustiar juga menyatakan menyalurkan gajinya selama 5 tahun sebagai anggota DPR RI. Totalnya senilai Rp 4 miliar. Ist/dkw

iklan atas

Pos terkait

iklan atas