Pasien Terus Bertambah, Legislator Desak Bangun RS Darurat Pembantu

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Hingga minggu ketiga bulan April, kasus pandemi Covid-19 di Kalteng, khususnya di Kota Palangka Raya, belum menunjukkan tanda penurunan.

Sebaliknya, jumlah pasien terkonfirmasi positif justru semakin meningkat setiap harinya. Bahkan berdasarkan data terbaru, kini mencapai 25 orang positif Covid-19 di Palangka Raya.

Menyikapi hal tersebut, Wakil Ketua II Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Shopie Ariany mengusulkan kepada Pemko setempat agar segera membuka Rumah Sakit (RS) darurat pembantu untuk merawat pasien terpapar Covid-19.

Pasalnya, daya tampung dari rumah sakit rujukan saat ini, yakni RS Doris Sylvanus semakin sedikit karena terus bertambahnya pasien dalam pengawasan (PDP) maupun yg positif.

“Saya menyarankan pemerintah daerah bisa memikirkan untuk membuka rumah sakit darurat mengingat pandemi Covid-19 di Kota Palangka Raya semakin meningkat cukup signifikan,” katanya kepada Tabengan, Rabu (22/4).

Legislator Partai Perindo ini menegaskan, langkah ini mendesak dilakukan demi mengantisipasi penambahan pasien Covid-19 di Kota Cantik ini.

Sehingga bila RS yang sudah ditunjuk menangani Covid-19 sudah tak mampu menampung, dapat diarahkan langsung ke RS darurat.

Dengan demikian, petugas medis tidak kebingungan dan segera langsung melakukan penanganan sesuai prosedur yang berlaku.

Shopie mengungkapkan, masukan yang disampaikannya ini setelah melihat beberapa daerah yang terdampak pandemi Covid-19, sudah melakukan antisipasi membangun RS Darurat Covid-19.

“Usulan atau saran dari kami ini berdasarkan contoh yang kami lihat di Jakarta Khususnya daerah Kemayoran. Di situ pemerintah membuka RS darurat yaitu RS darurat penangananan Covid-19 Wisma Atlet,” pungkasnya.rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas