Gawat! 78 Positif di Kalteng

  • Whatsapp
Gawat! 78 Positif di Kalteng
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Lonjakan kenaikan pasien positif Corona atau Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng) semakin gawat. Data terbaru yang dirilis Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng, jumlah pasien positif Covid-19 terus bertambah.

Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng yang juga Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Selasa (21/4), menyampaikan, sebanyak 18 pasien kembali dinyatakan positif, sehingga total pasien yang dinyatakan positif Covid-19 menjadi 78 pasien, dari jumlah sebelumnya 60 pasien.

Penambahan ini terjadi di 6 daerah. Kota Palangka Raya menambah 2 pasien positif, Kabupaten Barito Selatan menambah 6 pasien positif, Kabupaten Murung Raya menambah 5 pasien positif, Kabupaten Pulang Pisau menambah 3 pasien positif, Kabupaten Kapuas dan Lamandau masing-masing menambah 1 pasien positif.

“Jumlah 78 pasien tersebut terbagi atas 65 pasien dalam perawatan, 9 pasien dinyatakan sembuh, dan 4 orang meninggal dunia. Meninggalnya 4 pasien Covid-19 ini membuat angka kematian atau case fatality rate (CFR) mengalami kenaikan menjadi 5,1 persen. Kenaikan pasien positif Covid-19 ini, membuat angka Pasien Dalam Pengawasan (PDP) mengalami penurunan,” kata Sugianto.

Sugianto menyebut, sejauh ini PDP di Kalteng turun sebanyak 15 pasien, dari sebelumnya 73 menjadi 58 pasien. Penurunan juga terjadi pada Orang Dalam Pemantauan (ODP). ODP kembali turun sebanyak 13 orang, dari sebelumnya 265 menjadi 252. Sementara total tes RT-PCR sejak awal berjumlah 364, dimana 78 dinyatakan positif, 159 dinyatakan negatif, dan 127 sedang diperiksa.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul, mengatakan, potensi terjadinya kenaikan masih mungkin terjadi. Sekarang ini, upaya yang dilakukan para tenaga medis terus melakukan perawatan dengan sebaik mungkin terhadap pasien yang terpapar. Social distancing dan physical distancing wajib untuk dilaksanakan oleh masyarakat.

“Sekarang semua rumah sakit yang ada sudah ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan, termasuk rumah sakit swasta. Ketentuannya asal punya spesialis paru atau penyakit dalam untuk menjadi dokter penaggung jawab pasien (DPJP),” kata Suyuti singkat.

Sementara itu, di Indonesia sendiri, berdasarkan data www.covid19.go.id sampai dengan 21 April 2020 pukul 16.00 WIB, positif Covid-19 bertambah 375 pasien, dari sebelumnya 6.760 pasien menjadi 7.135. Sebanyak 842 di antaranya sembuh atau bertambah 95 dari sebelumnya 747, sementara angka meninggal dunia mencapai 616 pasien, tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Tingkat dunia, terdapat 213 negara atau kawasan yang terdampak Covid-19. Dari semua negara tersebut, terdapat 2.478.634 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, dengan angka kematian mencapai 170.389 pasien, sementara yang sembuh mencapai 651.736 pasien.

Pulpis Tambah 3 Positif
Ketua Gugus Tugas Covid-19 Pulpis yang juga Bupati Pulpis H Edy Pratowo melalui juru bicara Penanganan Covid-19 Pulpis dr Muliyanto Budihardjo mengatakan, 3 PDP dari 6 orang yang sebelumnya dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus setelah dilakukan penanganan dinyatakan positif Covid-19.

“Betul, hari ini (Selasa) 3 orang PDP dari Kecamatan Kahayan Hilir, Kecamatan Pandih Batu dan Kecamatan Maliku dinyatakan positif, dari 6 orang yang sebelumnya dirujuk ke RS Doris Sylvanus untuk dilakukan penanganan, karena mengeluh demam, batuk, pilek dan mengalami sesak napas,” kata Muliyanto saat konferensi pers di Rujab Bupati Pulpis, Selasa (21/4)

Dijelaskan, saat ini di Pulpis tercatat 9 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan PDP 2 orang. Sedangkan Orang Tanpa Gejala (OTG) melonjak dari 3 menjadi 8 orang dan telah menjalani proses isolasi mandiri. Pihaknya pun terus melakukan upaya pencegahan baik dengan penyemprotan disinfektan, sosialisasi, maupun penjagaan di tiap perbatasan untuk memutus mata rantai Covid-19.

“Untuk OTG ini, mungkin akan cukup banyak terjadi penambahan, karena kita sudah cukup banyak mendapatkan data itu,” katanya.

Dengan adanya penambahan orang yang positif, maka pihaknya juga mengumpulkan tim dibantu Polres Pulpis melakukan tracking, isolasi dan lainnya untuk menghambat adanya transmisi lokal.

Barsel 6 Positif
Dari Barsel, sebanyak 6 orang PDP dinyatakan positif terjangkit virus Corona, Selasa (21/4). Ketua Gugus Tugas Covid-19 yang juga Bupati Barsel H Eddy Raya Samsuri melalui juru bicara Djulita K Palar mengatakan, dari 6 orang PDP yang dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya beberapa waktu lalu, semuanya dinyatakan positif Covid-19.

“Mereka yang dinyatakan positif Covid-19 merupakan klaster Gowa. Kami akan melakukan tracking kepada keluarga maupun rekan-rekan mereka yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien positif Covid-19,” katanya, Selasa.

Djulita Pallar yang juga Kepala Dinas Kesehatan Barsel menjelaskan, saat 6 orang dinyatakan PDP pihaknya telah meminta kepada keluarga melakukan isolasi dan melakukan pengawasan. Dengan dinyatakan positif Covid-19 ini, maka secara otomatis Kabupaten Berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus menjadi zona merah. ded/c-dan/c-mye

iklan atas

Pos terkait

iklan atas