Kalteng Belum Perlu PSBB

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Berkenaan dengan adanya usulan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), belum lama ini, dalam rangka mencegah penyebaran Corona Virus Desease atau Covid-19, mendapat tanggapan dari jajaran legislator Provinsi.

Hal ini disampaikan, Anggota Komisi I DPRD Kalteng Irawati, saat dibincangi Tabengan, Selasa (21/4). Menurutnya, penerapan PSBB hendaknya dipikirkan terlebih dulu secara matang. Pasalnya, kebijakan tersebut disinyalir akan berdampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan, terutama perekonomian masyarakat.

“Untuk saat ini saya rasa PSBB jangan dulu diusulkan di Kalteng. Karena mengingat dampak yang akan terjadi terhadap perekonomian masyarakat, khususnya yang berpenghasilan harian dan juga terhadap para pelaku UMKM yang secara langsung merasakan dampaknya kelak,” kata Srikandi dari Fraksi PDI Perjuangan ini.

Wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini melanjutkan, jika hal tersebut harus diusulkan, maka hendaknya ada persiapan yang baik sehingga dapat mengatasi berbagai dampak yang akan muncul, ketika PSBB itu harus dilakukan.

“Pemerintah harus mempersiapkan jaminan hidup masyarakat untuk selama PSBB diterapkan, seperti memberikan sembako dan stimulan bagi pelaku UMKM dan pedagang kecil,” ujar Irawati.

Tidak lupa, dirinya pun mengingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap patuh terhadap anjuran dan peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah, sebab hal tersebut dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Senantiasa terapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), tetap menjaga jarak antara sesama, rajin-rajin mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir dan tetap tinggal dirumah bila tidak ada keadaan mendesak. Jika harus keluar rumah, kenakan masker demi menjaga kesehatan kita,” tutup Irawati. bob

iklan atas

Pos terkait

iklan atas