Sidang Online Pidana Umum Dan Tipikor

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sekitar 20 hari persidangan pidana online berlangsung, rupanya masih tersisa sejumlah kendala pada Pengadilan Negeri (PN) Palangka Raya. “Karena persidangan pidana umum dan tindak pidana korupsi (tipikor) hanya menggunakan satu tempat sidang jadi harus antre,” beber Zulkifli, Hakim juga Humas PN Palangka Raya, Senin (20/4).

Persidangan online menggunakan teknologi video confrence (vicon) saat ini berlangsung pada beberapa tempat terpisah. Majelis Hakim, Panitera Pengganti, dan Penasihat Hukum Terdakwa berada pada ruang sidang yang sama. Jaksa Penuntut Umum menggunakan vicon di Aula Kejaksaan Negeri Palangka Raya. Sedangkan terdakwa menggunakan vicon yang tersedia pada rumah tahanan.

Menurut Zulkifli, pada masa awal persidangan online yang menggunakan teknologi video confrence (vicon) kerap terkendala sinyal jaringan internet yang kadang terputus. Masalah sinyal kini sudah dapat teratasi dengan pengelolaan sistem jaringan di PN Palangka Raya. Namun, masih ada kendala lain, yakni kurangnya sarana prasarana untuk persidangan.

Saat ini persidangan dan perangkat pendukung multimedia hanya terdapat pada Aula PN Palangka Raya. “Persidangan jadi antri karena peralatan viconnya cuma satu tempat. Jadi untuk mengatasinya, ya sidangnya bergantian,” tanggap Zulkifli. Untuk mengatasi kekurangan perangkat tersebut masih menanti penambahan anggaran.

KZ Tomy Aprianto, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Katingan, juga mengakui ada kendala untuk persidangan online. Meski berada di Katingan, persidangan tipikor harus berlangsung pada Pengadilan Tipikor Palangka Raya yang karena proses online harus dilangsungkan di PN Palangka Raya. “Kemaren sidang dakwaan kita coba di Kasongan saja, namun terkendala sinyal yang putus-putus,” aku Tomy.

Sebagai solusi sementara, persidangan berikutnya akan menggunakan fasilitas Kejaksaan Tinggi Kalteng. Tomy menyebut telah berkoordinasi terkait kendala perangkat dan operator agar mendapat pembaharuan perangkat. “Info dari Pusdasktimti Kejagung, bahwa akan segera back up penambahan IT di daerah,” ungkap Tomy. Sedangkan vicon terdakwa pada Rutan disebutnya tanpa kendala. “Kita bisa komunikasi lewat ponsel atau whatsapp. Atau kalau pas lagi ke Palangka Raya kita langsung koordinasi ke Rutan,” pungkas Tomy. dre

iklan atas

Pos terkait

iklan atas