Dewan Bakal Pantau Pihak Leasing dan Pembiayaan

  • Whatsapp
Wahid Yusuf
Wahid Yusuf
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf mengimbau kepada pihak leasing/pembiayaan dan koperasi simpan pinjam yang sifatnya menagih pembayaran bulanan maupun harian, dapat menerapkan kebijakan stimulus perekonomian di sektor industri keuangan non bank.

Sehingga dapat melonggarkan ketentuan kewajiban pembayaran atau dapat memberi keringanan kepada peminjam, dengan menghentikan penagihan untuk sementara waktu.

Seperti dikatakan Wahid, anggota DPRD Kota Palangka Raya dari Partai Golkar. Menurutnya, penghentian penagihan bukan berarti menghilangkan tanggung jawab debitur untuk menuntaskan kewajibannya.

Dimaksud menghentikan penagihan sementara waktu, jelasnya, yakni memberi keringanan sampai masa pandemi Covid-19 ini berakhir dan perekonomian kembali normal seperti biasa.

“Karena di tengah pandemi ini, tidak ada satu orangpun yang diuntungkan, semua merasakan dampaknya. Karena semua mengikuti anjuran dan kebijakan pemerintah untuk membatasi aktivitas di luar rumah. Meskipun mereka tetap berjualan atau melakukan usaha lainnya, namun tetap sepi pembeli karena semua sangat takut keluar pada saat ini,” beber Wahid, kemarin.

Karena itu ia mengingatkan, apabila pihak leasing atau pembiayaan tetap melakukan penarikan pembayaran, dengan alasan pihaknya tidak mau dirugikan, dirinya akan memberikan teguran keras kepada pihak tersebut.

“Kembali saya ingatkan, karena saat ini tidak ada satupun yang diuntungkan, semua merugi,” tegasnya.

Hal ini diutarakannya lantaran banyak masyarakat yang mengeluh terkait permasalahan ini. Masyarakat menyampaikan aspirasi dan meminta dewan bisa memfasilitasi permasalahan karena sampai saat ini belum ada teguran keras dari OJK kepada pihak leasing maupun pembiayaan yang tidak mengikuti kebijakan pemerintah.

“Kami akan melakukan pemantauan. Apabila masih terdapat leasing dan pembiayaan melakukan penarikan pembayaran akan kami tindak tegas. Jadi kami minta kepada pihak leasing dan juga pembiayaan ini hanya melakukan penundaan pembayaran dan bukan penghapusan pembayaran,” tutup Wahid.rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas