12 Perawat dan 5 Dokter RSUD Murjani Sampit Diisolasi

  • Whatsapp
iklan atas

SAMPIT/tabengan.com-  Sejumlah dokter dan perawat yang bertugas di ruang IGD RSUD dr Murjani Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diisolasi menyusul adanya kasus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Selasa (21/4/2010).  

Wakil Direktur  RSUD dr Murjani Sampit dr Yudha Herlambang mengatakan, sebanyak 12 perawat dan 5 dokter yang melayani PDP yang sempat dirawat di RSUD Murjani Sampit sebelum kembali dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya.
“Para dokter dan perawat yang kontak melayani pasien dilakukan isolasi mandiri,” katanya, Selasa siang.
Diungkapkan dr Yudha, pihaknya Senin (20/4/2020) merujuk pasien dari Kabupaten Seruyan dengan permasalahan cardiovascular. Namun, ketika ada informasi bahwa pasien tersebut dilakukan rapid test reaktif, maka manajemen RSUD dr Murjani Sampit langsung bersikap dan berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kotim untuk memutuskan potensi dampak dan evaluasi.
“Kita segera mengambil sikap untuk mengantisipasi,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kotim dr Faisal Novendra Cahyanto mengatakan, pihaknya juga akan menelusuri ke Kabupaten Seruyan terkait riwayat perjalanan PDP yang meninggal. Jika hasil lacakan riwayat perjalanan negarif, maka hal tersebut menurunkan risiko bagi para tenaga medis yang sempat kontak dengan yang bersangkutan. c-may
iklan atas

Pos terkait

iklan atas