Melonjak 60 Positif, Kalteng Kian Rawan

  • Whatsapp
Melonjak 60 Positif, Kalteng Kian Rawan

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kalimantan Tengah dihadapkan pada permasalahan penanganan kasus pasien Corona atau Covid-19 yang mengalami peningkatan sangat serius. Selama beberapa pekan sebelumnya, pasien Covid-19 di Kalteng berjumlah 25 pasien, sekarang ini hanya dalam hitungan hari jumlah pasien positif Covid-19 melonjak tajam.

Ketua Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kalteng yang juga Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengatakan, tercatat dalam beberapa hari terakhir pasien yang dinyatakan positif Covid-19 mengalami kenaikan sangat signifikan. Hingga Senin (20/4), jumlahnya mencapai 60 pasien, padahal sehari sebelumnya cuma 46 pasien.

Artinya, ada 14 pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19. Penambahan ini terjadi di 6 daerah. Kabupaten Seruyan menambah 1 pasien positif, Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Kabupaten Murung Raya sama-sama menambah 2 pasien positif, dan Kabupaten Kotawaringin Timur menambah 5 pasien positif.

“Sekarang ini total pasien yang dinyatakan positif Covid-19 ada 60 orang. 48 pasien dalam perawatan, 9 pasien sembuh, dan 3 meninggal dunia. Pasien sembuh sebelumnya ada 8, terjadi penambahan 1 pasien, sehingga totalnya menjadi 9. Sementara yang meninggal dunia sebelumnya 2 orang, bertambah 1 orang, sehingga total yang meningga dunia berjumlah 3 orang. Semua penambahan terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur,” kata Sugianto, saat menyampaikan data terbaru terkait perkembangan Covid-19 di Kalteng, Senin (20/4).

Dikatakan, kenaikan pasien positif Covid-19 ini berdampak pada penurunan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). PDP di Kalteng sebelumnya berjumlah 81 pasien, berkurang 8 pasien, sehingga PDP di Kalteng berjumlah 73 pasien. Penurunan terus terjadi pada Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sebelumnya ODP di Kalteng berjumlah 267 orang, namun berkurang 2 orang menjadi 265 orang.

Sementara di Indonesia sendiri, berdasarkan data www.covid19.go.id sampai dengan 20 April 2020 pukul 16.00 WIB, positif Covid-19 bertambah 185 pasien, dari sebelumnya 6.575 pasien menjadi 6.760. Sebanyak 747 di antaranya sembuh atau bertambah 61 dari sebelumnya 686, sementara angka meninggal dunia mencapai 590 pasien, tersebar di 34 provinsi di Indonesia.

Tingkat dunia, terdapat 213 negara atau kawasan yang terdampak Covid-19. Dari semua negara tersebut, terdapat 2.406.745 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, dengan angka kematian mencapai 165.257 pasien, sementara yang sembuh mencapai 625.001 pasien.

Kobar 13 Positif
Pasien positif virus Corona di Kabupaten Kotawaringin Barat bertambah 2 orang, sehingga kini jumlah yang positif Covid-19 di ruangan isolasi Rumah Sakit Sultan Imanudin (RSSI) Pangkalan Bun 13 orang. Dua orang pasien positif Covid-19 ini masih satu klaster eks rombongan jemaah tabligh Gowa, Sulawesi Selatan.

Juru bicara Percepatan penanganan Covid-19 Kobar Achmad Rois didampingi Direktur RSSI Pangkalan Bun dr Fahruddin dalam konferensi pers mengatakan, penambahan 2 orang yang positif terinfeksi Covid-19 berasal dari satu klaster eks rombongan jemaah tabligh yang pernah melakukan perjalanan ke Kabupaten Gowa.

“Dua orang pasien positif Covid-19 ini sebelumnya merupakan Pasien Dalam Pengawasan yang dirawat dalam ruangan Isolasi RSSI Pangkalan Bun dan 1 orang lagi merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dikarantina di rumah sakit darurat penanganan Covid-19 di Klinik Kusuma Pangkalan Bun. Begitu mendapatkan hasilnya positif, kemudian 1 OTG dari Klinik Kusuma langsung kami pindahkan ke RSSI Pangkalan Bun,” kata Rois, Senin (20/4).

Dijelaskan, kedua pasien yang positif Covid-19 ini berasal dari Desa Karang Sari dan Kelurahan Mendawai. Berdasarkan dari hasil penambahan jumlah pasien yang positif, maka Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kobar akan terus melakukan tracking yang lebih ketat terhadap eks rombongan jemaah tabligh Gowa.

“Saat ini di Kobar ada 13 orang yang positif Covid-19, dan untuk PDP ada 10 orang, 7 orang PDP saat ini tengah dirawat dalam ruangan Isolasi RSSI Pangkalan Bun. Dan 3 orang PDP yang mengalami gejala ringan tengah mengalami isolasi mandiri dalam pengawasan ketat tenaga kesehatan dari petugas Puskesmas masing-masing desa,” ujar Rois.

Kotim Jadi 7
Ketua Posko Gugus Tugas Covid-19 Kotim yang juga Bupati Kotim H Supian Hadi mengumumkan, per 20 April pukul 09.00 WIB, pasien positif Covid-19 bertambah lagi 4 dari sebelumnya 4 orang. Namun, ada 1 pasien positif yang dinyatakan sembuh, sehingga total pasien positif Covid-19 di Kotim berjumlah 7 orang.

“Penambahan dari kenaikan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), yakni dengan kode pasien 05, 06, 07, 08. Untuk pasien 05 tertular karena kontak erat dengan pasien 03,” katanya saat konferensi pers di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kotim, Senin (20/4).

Untuk pasien Covid-19 baru yang dirawat, ujar Supian, rata-rata berasal dari klaster Gowa. Kemudian untuk hasil swab dari laboratorium PDP yang wafat pada 10 April pukul 22.35 WIB, hasilnya terkonfirmasi positif. Hal itu dikarenakan PDP tersebut kontak erat dengan pasien positif 02. Kemudian 1 orang pasien Covid-19 yang dirawat di RS dr Murjani Sampit dengan kode 03, dinyatakan sembuh dan sudah pulang ke rumah.

“Semua pasien positif dan PDP dirawat di ruang isolasi RS dr Murjani Sampit, kita doakan semoga kondisinya baik,” harapnya.

Selain merawat pasien lokal, menurut Supian, RS Murjani Sampit juga merawat pasien positif yang berasal dari Kabupaten Katingan 4 orang dan Kabupaten Seruyan 1 orang.

Meski terjadi penambahan pasien positif, Supian masih mempertimbangkan untuk melakukan pengajuan PSBB. Sebab, banyak faktor yang harus dibahas jika mengambil keputusan PSBB. Namun saat ini pihaknya hanya melakukan pembatasan sosial per wilayah.

Selain itu, memperketat jalur masuk dari udara, darat dan laut. Setiap warga yang masuk dan keluar didata oleh petugas di lokasi perbatasan masuk, kemudian warga yang masuk ke Kotim termasuk kendaraannya selalu disemprot cairan disinfektan. ded/c-uli/c-may

Pos terkait