Puluhan Santri di Mura Jalani Karantina Mandiri

  • Whatsapp

PURUK CAHU/tabengan.co – Sebanyak 33 santri asal Kabupaten Murung Raya (Mura) yang menimba ilmu Pondok Pesantren Darul Islam Martapura, Kabupaten Banjar Provinsi Kalsel, menjalani karantina mandiri.

Santri asal Mura yang menimba ilmu di Martapura tersebut pulang dalam rangka libur Ramadan. Sebanyak 33 santri yang diantar langsung oleh pihak pengurus pesantren, sangat kooperatif dalam menjalani pemeriksaan.

Bupati Mura Perdie M Yoseph selaku Ketua Umum GTPP Covid-19 mengucapkan terima kasih atas sikap kooperatif dari 33 santri Darul Islam Martapura saat diperiksa petugas dan secara sadar tanpa unsur pakasaan bersedia menjalani karantina mandiri selama 14 hari.

Menurut Perdie, hal itu dipandang baik karena bisa mencegah penyebaran Covid-19. Kendatipun dalam pemeriksaan para santri itu tidak ditemukan indikasi terinfeksi virus corona.

Disampaikan bupati, kepada orang yang terdampak Covid-19 khususnya yang menjalani tahapan karantina mandiri, Pemkab Mura akan memberikan bantuan logistik.

“Efek domino dari pemberlakuan karantina mandiri selama 14 hari bagi warga telah kami perhitungkan. Bukan saja kepada santri Darul Islam Martapura yang pulang kampung, terhdap warga Mura yang lain juga perlakukan sama. Oleh sebab itu warga tidak perlu khawatir jalani saja imbauan pemerintah kami jamin anda tidak akan dirugikan karena pemberlakuan mekanisme seperti ini dalam koridor yang sudah ditentukan,” kata Perdie saat press rilis di Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP Covid-19), baru-baru ini.

Sementara itu, Ketua Harian GTPP Covid-19 Mura Hermon mengatakan, selain kooperatif saat menjalani pemeriksaan, puluhan santri terebut juga proaktif melakukan imbauan pemerintah melakukan karantina mandiri, sehingga proses pemeriksaan berjalan lancar tanpa kendala di lapangan.

“Kami juga berpesan kepada mereka sebelum menjalani karantina mandiri ketika mengalami gangguan kesehatan seperti demam tinggi disertai batuk pilek segera melaporkan ke nomor tim GTPP Covid-19 Mura atau langsung mendatangi ke pusat pusat kesehatan yang telah direkomendasikan GTPP Covid-19,” kata Hermon, Sabtu (18/4/2020).c-sjs

Pos terkait