UPR Gelar Pembekalan KKN Tematik Secara Daring

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Meski didalam situasi pandemi COVID-19, Universitas Palangka Raya (UPR) tetap melaksanakan kegiatan akademik mahasiswanya, yakni Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Periode I Tahun 2020 diikuti oleh 1.354 mahasiswa yang terbagi dalam 91 kelompok.

Namun, pelaksanaan KKN-T UPR yang biasanya menerjunkan mahasiswa ke desa untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat, kini harus disesuaikan dengan KKN daring/online, atau yang dinamakan Desk Study.

Hal ini disampaikan oleh Rektor UPR Andrie Elia ketika membuka secara resmi kegiatan Pembekalan KKN-T UPR Periode I Tahun 2020, melalui aplikasi Google Meet, Jumat (17/4) pagi.

Ia mengatakan bahwa di tengah Pandemi COVID-19, negara-negara di seluruh dunia termasuk Indonesia dipaksa untuk melakukan penyesuaian berbagai kegiatan, dalam rangka menekan jumlah masyarakat yang terinfeksi virus tersebut.

“KKN Desk Study ini dapat dianggap lebih mudah dan menyenangkan, karena dapat dilakukan dari rumah masing-masing. Tetapi beban output KKN itu sendiri, tidak berbeda dengan KKN yang sudah biasa dilakukan, bahkan harus dalam bentuk publikasi ilmiah,” ucap Andrie.

Andrie mengatakan, publikasi ilmiah sebagai output dari KKN-T dapat mengangkat peringkat UPR dalam kancah perguruan tinggi nasional dan internasional.

Oleh sebab itu, ia berharap agar mahasiswa dan dosen pembimbing, dapat melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh.

“Dengan KKN daring yang diawali pembekalan ini, cukup memberikan pekerjaan ekstra bagi LPPM dan Panitia KKN. Karena harus menyediakan perangkat teknologi informasi, dan komunikasi (TIK), sebagai tuntutan media sosial yang dapat diakses ke seluruh penjuru Kalteng dan Indonesia. Kita beruntung bajwa UPR telah memiliki ahli-ahli TIK yang sangat handal, termasuk jaringan digital yang memadai. Sehingga semua kebutuhan, dapat ditangani dengan baik,” ujar Rektor.

Sementara itu, lanjutnya, bagi mahasiswa peserta KKN dan dosen pembimbing, akan diberikan subsidi paket data internet sebanyak 20 GB yang akan diberikan secara bertahap 10 GB per bulan sebagai penunjang kegiatan yang dilaksanakan secara online tersebut.

“Kita akan bagikan 20 GB paket data kepada peserta KKN dan juga dosen pembimbingnya. Ini nanti disalurkan secara bertahap 10 GB perbulannya, sehingga diharapkan mampu menunjang sebagian besar kegiatan daring antar mahasiswa, antar dosen, dan antar seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan KKN-T UPR yang dimulai 28 Mei sampai 3 Juli 2020 mendatang,” tutup pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalimantan Tengah (Kalteng) ini. -bob

Pos terkait