UPR Bantu Sembako Mahasiswa dan Tekon

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Sebagai aksi peduli terhadap situasi akibat pandemi Covid-19 di Kalimantan Tengah (Kalteng), khususnya dilingkungan kampus Universitas Palangka Raya (UPR), Panitia Perayaan Natal 2019, Paskah Tahun 2020, Perkriso dan Dharma Wanita UPR, menyalurkan bantuan beras 5kg sebanyak 600 karung, bagi mahasiswa dan Tenaga Kontrak (Tekon) yang ada di lingkungan UPR, Rabu (15/4) pagi.

Pembagian bantuan beras yang digelar di halaman Fakultas Teknik (FT) UPR ini, dihadiri langsung oleh Rektor Andrie Elia, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Prof Joni Bungai, Ketua Dharma Wanita UPR Ny Riap Susilawati, serta sejumlah pejabat lingkup kampus lainnya.

Dalam sambutannya, Andrie Elia mengatakan bahwa pembagian beras dan beberapa kebutuhan pokok lainnya ini, murni swakarsa dari para pejabat UPR yang peduli dengan kondisi akibat terjadinya pandemi Covid-19. Kegiatan ini pun dijelaskannya, tidak dianggarkan oleh universitas.“

Nanti tidak hanya ini saja bantuan yang kita berikan, karena akan kita juga akan bentuk tim khusus lagi. Harapannya, mudah-mudahan wabah Covid-19 ini cepat berlalu dan kehidupan kita kembali normal seperti sedia kala,” ujar Andrie.

Andrie pun mengimbau, untuk dapat saling bahu membahu membantu mahasiswa yang memiliki kesulitan ekonomi, bagi mahasiswa yang orangtuanya mempunyai kemampuan untuk itu.

“Jangan sampai ada teman sesama mahasiswa yang kurang gizi akibat kurang makan selama terjadinya pandemi Covid-19 ini,” imbuhnya.

Ia pun tidak lupa menyampaikan kepada mahasiswanya untuk tidak pulang kampung pada situasi saat ini, demi mencegah penyebaran virus yang sedang mewabah tersebut.

“Mahasiswa juga saya minta jangan dulu pulang kampung. Sayangi orang tua dan keluarga kalian di kampung. Karena bisa saja kalian terpapar virus saat dalam perjalanan, lalu dibawa ke keluarga di kampung. Untuk berkomunikasi, sekarang ini kan sudah mudah, bisa melalui handphone,” imbau Andrie Elia pada acara yang juga dihadiri puluhan mahasiswa dan tenaga kontrak UPR ini.

Rektor juga meminta kepada Mahasiswa UPR untuk menunjukkan tanggung jawab dan integritasnya sebagai kalangan berpendidikan, dengan saling membantu sesama tanpa memandang suku dan agama.

“Sekarang, tugas kita masih belum selesai, kita lihat perkembangannya nanti. Tentu kita sangat berharap, semoga Tuhan memberikan kita kesehatan, kekuatan, perlindungan dan umur yang panjang, serta wabah Covid-19 ini segera berakhir,” ucap Rektor UPR. -bob-

iklan atas

Pos terkait

iklan atas