Bantuan Gubernur dalam Bentuk Uang Tunai

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Bantuan Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran sebesar Rp9 miliar, melalui tunjangan rumah tangga dan gaji serta lain, untuk membantu warga terdampak Covid-19 segera dikucurkan.

“Bantuan itu nanti akan dibagikan kepada masyarakat tidak mampu dalam bentuk uang tunai atau kontan,” kata Sugianto Sabran di Palangka Raya, Selasa (14/4) lalu.

Orang nomor satu di lingkup Provinsi Kalimantan Tengah itu mengatakan, pembagian bantuan yang bersumber dari uang gajinya selama lima tahun itu nantinya terlebih dahulu akan dilakukan pengkajian.

Pengkajian tersebut guna mengetahui berapa yang harus didapatkan masyarakat yang terdampak COVID-19 terutama masyarakat yang tidak mampu dari uang sebanyak itu.

“Kami dan Ketua Dewan Adat Dayak Kalteng Agustiar Sabran mengkaji berapa jumlah bantuan yang diterima masyarakat, karena kalau dilihat dari paket yang di jual Kantor Bulog lima kilogram beras, dua kilogram tepung dan dua liter minyak goreng itu harganya Rp180 ribu,” katanya.

Pihaknya tentunya akan membagikan kepada 100 ribu masyarakat yang kategorinya tidak mampu serta terdampak dari pandemi COVID-19 selama beberapa Minggu ini.

Apabila nanti nominalnya sudah ditentukan, maka bantuan tersebut segera didistribusikan melalui para Relawan Muda Sugianto Sabran, sejumlah lembaga adat yang ada di daerah setempat dan organisasi masyarakat lainnya.

“Para relawan yang bergerak ini nantinya dari mahasiswa yang tergabung di Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) universitas se-Kalteng dan organisasi ada serta lain sebagainya. Mereka juga akan digaji oleh Ketua DAD Kalteng,” ungkapnya.

Apakah penyaluran bantuan itu tepat sasaran? Sugianto dengan tegas menjawab bahwa dirinya sangat yakin pembagiannya tepat sasaran.

Dia yakin relawan yang digerakkan untuk membagikan uang gaji Gubernur Kalteng bagi warga yang tidak mampu, sudah diarahkan sebelum mereka turun ke lapangan untuk memberikan bantuan.

“Saya berharap bagi warga yang tidak mampu jangan sampai ikut-ikutan mengaku tidak mampu. Kemudian, Pemprov Kalteng juga sudah menyediakan anggaran untuk pasca persoalan Covid-19 yang melanda provinsi setempat, baik perekonomian maupun pertanian,” tandasnya. dkw/ant

iklan atas

Pos terkait

iklan atas