Gubernur Serahkan Masker Bantu Wartawan Bekerja

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran memberikan beberapa bungkus masker secara simbolis kepada Ketua PWI Kalteng HM Haris Sadikin dan Ketua IJTI Kalteng H Tantawi Jauhari, usai melaksanakan rakor bersama Bupati/Wali Kota, menggunakan video conference, di Istana Isen Mulang, Senin (13/4).

Sebagai bentuk peduli terhadap wartawan dalam bekerja di tengah situasi pandemi Corona, Gubernur Sugianto memberikan masker yang baru datang dipesan Pemprov sebanyak 1 juta picis untuk dibagi-bagi ke masyarakat, dan membantu wartawan bekerja.

“Masker yang kita pesan ini baru datang. Kemarin kita pesan 2 juta, tapi masih disanggupi 1 juta picis. Dan yang datang baru 100 ribu lebih, datangnya bertahap. Nanti masker ini kita bagi-bagi ke masyarakat, sebagian sudah. Nah ini juga untuk kawan-kawan pers dalam bekerja. Silakan Ketua PWI dan IJTI dapat menerima dan dibagikan ke kawan-kawan,” ucap Sugianto sembari menyerahkan bungkusan masker.

Sugianto peduli kepada insan pers dalam menjalankan profesinya memberikan informasi kepada masyarakat, sehingga dapat efektif dan membantu dalam upaya pencegahan pandemi corona.

“Semoga masker ini dapat bermanfaat untuk sahabat wartawan dalam bekerja. Namun juga tetap menjaga jarak, mencuci tangan serta pakai masker dalam beraktivitas atau bekerja,” pesan Sugianto kepada insan pers.

Sementara, Ketua PWI Kalteng HM Haris Sadikin memberikan apresiasi terhadap Gubernur Kalteng Sugianto Sabran atas kepedulian terhadap kinerja wartawan. Bantuan berupa masker akan langsung disalurkan kepada anggota PWI.

“Masker sangat berguna untuk mendukung tugas wartawan. Tugas wartawan banyak berada di luar rumah. Jadi memang memerlukan alat pelindung diri,” tegas Haris.

Masker yang diberikan gubernur, jelas Haris, sangat praktis. Di dalamnya sudah terdapat antibiotik, untuk membunuh kuman. Masker dapat dicuci hingga 10 kali. Jadi tetap bisa digunakan, sepanjang antibiotiknya masih ada. Sangat cocok dengan aktivitas wartawan yang sangat padat di lapangan.

PWI, kata Haris, mengimbau sejumlah pihak memberikan kepeduliannya terhadap wartawan. Tugas sebagai penyampai informasi cukup berat. Kontak fisik sangat sering terjadi. Tidak heran wartawan menjadi profesi yang rawan terinfeksi Covid-19. Jadi membutuhkan perhatian dari berbagai pihak, tidak hanya berupa alat pelindung diri, tetapi membutuhkan suplemen, vitamin, dan makanan penambah imunitas.

“Saya berharap, makin banyak yang peduli dengan profesi jurnalis. Kami mengabarkan untuk masyarakat, informasi sebenarnya,” ungkap Haris.

Ia mengimbau, wartawan bisa mematuhi protokol peliputan Covid-19. Senantiasa menjaga jarak aman, melengkapi dengan APD, menjaga pola hidup bersih dan sehat. Sering mencuci tangan, dan paling penting istirahat yang cukup. ist/dor

iklan atas

Pos terkait

iklan atas