Ternyata, Mayat Bersimbah Darah di Jalan Itu Korban Pembunuhan Teman Sendiri

  • Whatsapp

SAMPIT/tabengan.com – Masih ingat dengan penemuan mayat pria bersimbah darah di Jalan Ir Sukarno atau Jalan Lingkar Utara Sampit, Sabtu (4/4/2020) pagi lalu? Ternyata mayat pria bernama Padlian Noor (40) itu korban pembunuhan, dan pelakunya adalah teman sendiri yang ingin menguasai sepeda motor milik korban. Kedua pelaku berhasil diringkus aparat Polres Kotawaringin Timur.

Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel SIK mengungkapkan, setelah peristiwa penemuan jasad pria bersimbah darah di tengah jalan, anggotanya langsung bergerak untuk mengungkap kasus tersebut, termasuk mencari tahu siapa yang terakhir bersama korban.

Setelah melakukan penyelidikan, diketahui ternyata korban terakhir berkumpul bersama dengan 4 orang temannya. Kemudian setelah selesai bertemu, korban pulang diantar oleh dua orang temannya yang merupakan pelaku kejahatan, Kd (17) dan RS (20). Sebelum sampai ke rumah, mereka terlebih dahulu singgah di kantor korban dan di sana kedua pelaku sempat diberi makan.

“Rupanya pas di sinilah muncul niat dari kedua pelaku untuk menguasai harta korban yaitu sepeda motor,” jelas Kapolres, saat menggelar pra rekonstruksi di Mapolres Kotim, Jumat (10/4/2020) pagi.

Kemudian ketiganya melintas di Jalan Ir Sukarno, yaitu lokasi kejadian, pelaku pura-pura mau buang air kecil di parit. Akhirnya ketiganya turun dari sepeda motor. Setelah turun dari sepeda motor, salah seorang pelaku kemudian mengambil batu dan memukul kepala korban, hingga korban terjatuh. Saat kedua pelaku akan pergi naik sepeda motor, korban sempat memegang kaki pelaku, hingga terseret sekitar 15 meter. Korban akhirnya meninggal di lokasi kejadian dengan luka dikepala dengan bersimbah darah.

Polisi yang melakukan penyelidikan akhirnya berhasil mengungkap kasus ini dan meringkus kedua pelaku. Polisi juga berhasil menyita sepeda motor korban yang dikuasai oleh kedua pelaku yang disembunyikan di Kabupaten Katingan.

Atas perbuatannya, jelas Kapolres, kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP ayat 3 yaitu pencurian dengan kekerasan yang menyebabkan meninggalnya seseorang. c-arb

Pos terkait