Dinkes Terima Rp13,5 M Anggaran Covid-19

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengalokasikan anggaran untuk melakukan penanganan penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Kalteng sebesar Rp18,7 miliar. Apabila nantinya kondisi belum selesai, pemerintah akan menambah Rp500 miliar lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan, sejauh ini pemerintah memang menyediakan anggaran untuk penanganan penyebaran Covid-19 di Kalteng. Dinkes Kalteng pada dasarnya mendapatkan alokasi anggaran tersebut, yang bahasa sederhananya dipindahkan ke rekening Dinkes Kalteng.

“Dinkes Kalteng mendapatkan alokasi anggaran Rp13,5 miliar untuk penanganan Covid-19 di Kalteng. Anggaran yang diserahkan ke Dinkes Kalteng tentu peruntukannya sesuai dengan aturan. Dinkes Kalteng mempergunakan anggaran tersebut untuk kebutuhan seperti membeli alat pelindung diri (APD), pengiriman sampel, dan juga kebutuhan operasional,” kata Suyuti, saat dikonfirmasi terkait dengan anggaran Dinkes Kalteng dalam penanganan Covid-19 di Kalteng, Rabu (8/4).

Suyuti menambahkan, apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab Dinkes Kalteng, untuk itulah anggaran tersebut dipergunakan. Tidak semata APD, masker, pengiriman sampel, dan biaya operasional, anggaran juga dipergunakan untuk membiayai pegawai Dinkes Kalteng yang bertanggung jawab di bidang Covid-19 ini.

Suyuti mengungkapkan, dari alokasi dana yang disiapkan Pemprov, tidak semata untuk Dinkes Kalteng. Instansi pemerintah yang terlibat dalam penanganan kasus Covid-19 ini juga mendapatkan. Misalnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD dan Damkar) Kalteng, ataupun RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya, serta beberapa instansi terkait lainnya.

Sampai saat ini, berdasarkan data Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalteng, jumlah positif Covid-19 di Kalteng sebanyak 20 pasien, 7 di antaranya sembuh, dan 13 masih dalam perawatan. Sedangkan jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) 627 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 57 orang.

Sementara itu, sampai dengan 7 April 2020 pukul 16.00 WIB atau selama 24 jam terakhir, berdasarkan data www.covid19.go.id positif Covid-19 di Indonesia bertambah 218 pasien, dari sebelumnya 2.738 pasien menjadi 2.956. Sebanyak 222 di antaranya sembuh atau bertambah 18 dari sebelumnya 204, sementara angka meninggal dunia mencapai 240 pasien, tersebar di 32 provinsi di Indonesia.

Tingkat dunia, terdapat 207 negara atau kawasan yang terdampak Covid-19. Dari semua negara tersebut, terdapat 1.441.128 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, dengan angka kematian mencapai 82.992 pasien, sementara yang sembuh 307.819 pasien. ded

Pos terkait