Peserta Program Kartu Pra Kerja Dapat Rp3 juta Lebih

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dampak pandemi Covid-19 telah mempengaruhi banyak sektor. Salah satunya para tenaga kerja yang dirumahkan akibat terpuruknya dunia usaha, termasuk di Kota Palangka Raya.

Sebagai solusinya, Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mensosialisasikan Kartu Pra Kerja bagi warga yang terkena pemutusan hubungan kerja atau yang dirumahkan, bahkan telah dilakukan secara online dimulai 7 April lalu.

“Sampai akhir pekan kemarin, sudah ada kurang lebih 900 orang terdaftar dalam program Kartu Pra Kerja dan telah kita kompilasikan ke pihak Disnaker Provinsi. Warga yang mendaftarkan diri sebagai penerima kartu ini merupakan warga yang terkena pemutusan hubungan kerja atau yang dirumahkan akibat penyebaran Covid-19. Semoga mereka bisa cepat mendapatkan kartu tersebut karena kita menunggu dari pusat,” kata Kepala Disnaker Kota Palangka Raya, Mesliani Tara, Rabu (9/4).

Sesuai aturan pemerintah pusat, lanjut Mesliani, peserta program Kartu Pra Kerja akan mendapatkan insentif dan bantuan pelatihan sekitar Rp3 juta lebih.

Rinciannya, terdiri dari biaya bantuan pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp600 ribu/bulan selama 4 bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150 ribu.

“Dana tersebut akan ditransfer dalam beberapa tahap selama 3-4 bulan yang masuk ke dompet digital atau e-wallet peserta. Dan peserta program bisa mengikuti pelatihan yang dilakukan secara online. Setelah selesai nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari lembaga yang diikutinya,”jelasnya.

Mesliani menambahkan, bagi warga yang berminat termasuk pengemudi ojek online bisa mendaftarkan diri melalui website resmi milik Disnaker di laman situs www.prakerja.go.id. Kemudian apabila ada kesulitan saat melakukan pendaftaran, bisa langsung menghubungi kantor Disnaker Provinsi dan Kota yang tertera.rgb

Pos terkait