Wabup Kotim Satu Pesawat dengan Pasien Positif Corona

  • Whatsapp

SAMPIT/tabengan.com – Belum lama tadi Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) H Supian Hadi meminta kepada para penumpang pesawat Nam Air tujuan Jakarta-Sampit tanggal 22 Maret 2020 agar melaporkan diri kepada tim gugus tugas Covid-19. Hal itu dikarenakan salah satu penumpang pesawat tersebut, diketahui positif Covid-19.

Dan ternyata, diantara penumpang tersebut juga ada Wakil Bupati Kotim HM Taufiq Mukri serta drivernya yang saat itu dengan tujuan Jakarta – Sampit itu.

Taufiq menuturkan, Ia bersama satu orang drivernya berangkat ke Jakarta pada tanggal 20 Maret 2020, karena ada kepentingan yang sangat mendesak dan tidak dapat ditunda lagi. Saat berangkat dan pulang pada tanggal 22 Maret, ia pun mengikuti seluruh prosedur cara pencegahan Covid-19 seperti dengan menggunakan masker dan membawa hand sanitizer di dalam saku.

“Setelah 14 hari dari perjalanan pesawat tersebut tepatnya 5 April, ternyata diketahui dalam pesawat jadwal 22 Maret 2020 Jakarta-Sampit tersebut, ada satu orang diketahui positif Covid-19. Untuk itu saya sudah melaporkan diri kepada tim gugus pada Senin 6 April siang,” ujarnya, Selasa (7/4).

Dilanjutkan Taufiq, sejak tanggal 22 maret 2020 sampai saat ini Senin 7 April 2020 atau selama 16 hari berlalu kesehatan dirinya dan orang-orang disekeliling yang bertemu setiap hari kontak langsung di rumah jabatan wakil bupati Kotim, dalam keadaan sehat dan tanpa keluhan kesehatan. Ia mengaku sekitar 12 hari setelah perjalanan tersebut, dirinya bersama keluarganya termasuk ajudan, driver, pembantu rumah tangga, tukang kebun yang kontak langsung dengan dirinya dilingkungan rujab wakil Bupati Kotim telah menjalani rapid test.

“Alhamdulillah, hasilnya semuanya negatif. Semua dalam keadaan sehat tanpa keluhan kesehatan apapun,” ucapnya.

Meski demikian untuk memutus rantai penyebaran covid 19di Kotim, ia menghimbau warga untuk mengikuti dengan disiplin anjuran pemerintah dalam protokol pencegahan penyebaran Covid-19. Disamping ia juga meminta, warga dapat memberi dukungan moral kepada para pasien yang saat ini terkonfirmasi positif dengan memberikan semangat agar cepat sembuh. Dukungan moral dan spirit kepada penderita Covid-19 sangat dibutuhkan untuk membangkitkan semangat dan meningkatkan imunitas tubuh

“Jangan dikucilkan jangan dicemooh, ini musibah bersama bukan sesuatu yang memalukan, karena merekapun tidak tahu dan tidak mau terjangkit wabah ini,” tandasnya.c-may

Pos terkait