Upaya Preventif, Ketua DPRD Ajak Periksa Skrining Corona

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Berbagai upaya perlu dilakukan guna deteksi dini dan upaya preventif penyebaran pandemi virus Corona. Mulai dari penerapan hidup bersih dan sehat (PHBS), penggunaan masker saat keluar rumah, hingga upaya pengecekan skrining awal gejala Corona di berbagai layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.

Seperti yang dilakukan Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto, akhir pekan lalu. Yakni secara mandiri mendatangi UPT LABKESDA Provinsi Kalteng dan RSUD Doris Sylvanus untuk memeriksa kesehatan, sebagai langkah antisipasi terpaparnya virus Covid-19.

Sigit menuturkan, dirinya mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan, mulai dari suhu badan, tekanan darah, denyut jantung, pemeriksaan paru-paru (Rontgen) sampai dengan pengambilan sampel darah (Rapid test) dan yang terakhir melakukan PCR (Polymerase Chain Reaction) atau swab test.

“Serangkaian tes skrining kesehatan, beberapa waktu lalu, besok malamnya saya sudah diberi kabar. Berdasarkan hasil lab saya dinyatakan negatif dan tinggal menunggu hasil swab. Karena mendiagnosis seseorang terinfeksi atau tertular Covid-19 secara valid, hasil pemeriksaan swab lah yang digunakan karena sangat akurat,” ungkap Sigit, Selasa (7/4).

Dan pada awal pekan kemarin, lanjut Sigit, pihak rumah sakit menyampaikan hasil swab yang menunjukkan dirinya negatif Covid-19.

Diwaktu yang sama, lanjutnya Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin juga dinyatakan negatif Covid-19. Sebelumnya, Fairid masuk dalam daftar orang dalam pengawasan (ODP) karena sempat melakukan kontak bersama orang yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

“Saya pribadi mengharapkan agar masyarakat bisa melakukan pencegahan, terutama bagi mereka yang memiliki gejala awal. Dengan dinyatakan negatif, saya tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat wabah virus ini belum berakhir,” ujarnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga berharap para rekan kerja di DPRD dapat melakukan hal serupa, memeriksakan diri ke rumah sakit. Mengingat intens tugas dan jam kerja anggota dewan, baik itu saat menerima tamu atau menemui banyak orang, termasuk saat melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke daerah lain.rgb

Pos terkait