Gubernur Turun ke Sejumlah Pasar di Kobar

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Ditengah pandemi corona virus atau Covid-19 saat ini, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengharapkan agar roda perekonomian masyarakat di daerah ini tetap berjalan. Dengan tetap berjalannya perekonomian masyarakat diharapkan dampak sosial yang ditimbulkan juga tidak terlalu besar.

Untuk mengetahui secara langsung dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19, mana pada Sabtu (4/4), Gubernur Kalteng mengunjungi sejumlah pasar di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Misalnya, Pasar Indra Sari, di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan.

Dengan menggunakan jaket warna hitan, baju kaos warna merah muda, celana hitam, dilengkapi dengan helem, sepatu, serta menggunakan masker, orang nomor satu di Kalteng nampak menelusuri pasar tersebut dengan menaiki sepeda.

Di pasar tersebut, ia menyapa dan berkomunikasi dengan beberapa warga masyarakat, untuk mengetahui secara langsung dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat adanya Covid-19 tersebut. Antara lain dengan seorang ibu yang penjual masker, yang mengaku sebagai salah satu anggota sebuah UMKM di daerah itu.

Merespon kebutuhan masker yang meningkat saat ini dan sekaligus membantu perekonomian masyarakat, sehingga Gubernur Kalteng itu menginstruksikan kepada Dinas Koperasi setempat untuk memberikan stimulus pada UMKM produsen masker kain tersebut, seperti dilansir oleh akun resmi Facebook Sekretariat Daerah Kalteng, pada Sabtu (4/4).

Tidak hanya mengunjungi pasar, namun Gubernur Kalteng tersebut dengan bersepeda juga meninjau pembuatan pelabuhan masyarakat di Sungai Arut, di Kelurahan Mendawai, Kecamatan Arut Selatan tersebut.

Pembuatan pelabuhan masyarakat ini dimaksudkan untuk tetap menjaga kelancaran arus barang di daerah sekitar, dengan tetap memperhatikan secara ketat pergerakan orang di pelabuhan, untuk menekan penyebaran virus corona.

Sebelumnya Gubernur Kalteng mengatakan, perekonomian di Kalteng harus tetap berjalan. Sehingga petani, nelayang silahkan bekerja seperti biasa, karena mereka tidak bekerja secara bergerombol atau dalam jumlah banyak.

Begitu juga daerah-daerah industri di darah ini silahkan bekerja seperti biasa, namun dengan tetap memperhatikan imbauan pemerintah seperti menjaga jarak, jangan berkerumun, mencuci tangan menggunakan sabun dan sebagainya.

Pihaknya juga sudah berkomonikasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk melakukan sejumlah hal di daerah itu, antara lain pendirian bilik disinfektan di sejumlah titik dan lainya. Begitu juga dengan pusat-pusat perbelanjaan di daerah ini diminta untuk melakukan hal yang serupa dan jam buka tutupnya pun akan diatur, dengan tetap memperhatikan imbauan pemerintah.

Diharapkan perekononian tetap jalan. Dengan perekonomian tetap jalan, sehingga mudah-mudahan dampak sosial dari pandemi Covid-19 ini dapat diminimalisir. dkw

iklan atas

Pos terkait

iklan atas