3 Positif Covid-19, Kotim Daerah ‘Berbahaya’

  • Whatsapp
iklan atas

SAMPIT/TABENGAN.COM – Pemerintah kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menaikkan status dari siaga darurat menjadi tanggap darurat, setelah 3 orang warga Kotim dinyatakan positif covid-19. Demikian disampaikan Bupati Kotim, H. Supian Hadi SIKom saat menggelar jumpa pers, di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kotim, Minggu (5/4).

“Saat ini Kabupaten Kotim masuk dalam zona merah covid-19,” tegas Supian Hadi.

Dikatakannya bahwa ketiga pasien positif covid-19 tersebut sudah dilakukan penelusuran riwayat perjalanannya, dan pernah melakukan perjalanan ke luar Kabupaten Kotim. Untuk pasien positif 01 pernah melakukan perjalanan untuk berobat ke Jakarta dan Tangerang, dan pulang ke Sampit menggunakan jalur udara pada tanggal 22 Maret 2020 menggunakan maskapai penerbangan Nam Air.

“Kami menghimbau kepada penumpang pesawat Nam Air pada tanggal 22 Maret 2020 tujuan Sampit, agar memeriksakan diri ke Posko Gugus Tugas Covid-19 Kotim, atau menghubungi call center agar petugas kami yang datang untuk melakukan pemeriksaan,” terang Supian Hadi dalam jumpa pers tersebut.

Sedangkan pasien positif 02 dan 03 diketahui baru pulang ke Sampit tanggal 23 dan 25 Maret 2020 dari sebuah kegiatan di Kabupaten Gowa Sulawesi Selatan. Keduanya pulang dengan menggunakan mobil berbeda dari Batulicin Kalimantan Selatan, setelah sebelumnya menyeberang dengan menggunakan kapal.

Supian Hadi mengatakan, jumlah warga Kotim yang mengikuti kegiatan di Kabupaten Gowa tersebut berjumlah sekitar 59 orang, dan mereka saat ini masih dalam pemantauan.

“Ketiga pasiena positif covid-19 saat ini sudah ada di ruang isolasi RSUD dr Murjani Sampit. Siapa pun yang datang dari luar Kotim, khususnya daerah zona merah agar melakukan isolasi mandiri, apabila ada gejala agar menghubungi call center gugus tugas covid-19 Kotim,” tandasnya c-arb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas