Jaga Ketersediaan Stok Beras, Gubernur Siap Menampung Hasil Panen Petani

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Meski ketersediaan stok beras di daerah ini cukup hingga sekitar tujuh bulan ke depan, namun untuk menjaga ketersediaan stok beras di daerah ini, maka hasil panen padi petani harus ditampung supaya tidak dibawa keluar Kalteng.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, di Palangka Raya, baru-baru ini mengatakan, dengan ditingkatkanya status siaga ke tanggap darurat bencana pandemi covid-19 di Kalteng, sehingga tidak hanya dari sisi penanganan Covid-19 saja, namun dari sektor pangan dan yang lainya juga harus disiapkan.

Seperti ketersediaan beras di Bulog ini sangat penting, untuk menjaga ketahanan pangan di Provinsi Kalteng ini.

Karena itu, dalam waktu dekat ini, ujar Sugianto, akan ada panen padi di daerah Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas, Barito Timur, Katingan, Seruyan dan beberapa kabupaten lainnya.

“Hasil panen ini jangan sampai dibawa keluar Kalteng. Ini harus kita amankan, kita beli, kita olah menjadi beras dan kita simpan,” ujar mantan Anggota DPR RI itu lagi.

Sedangkan untuk kesiapan beras di gudang Bulog saat ini, ujar Sugianto, cukup hingga 7 bulan ke depan. Namun, masyarakat jangan takut dengan ketersesiaan stok beras, karena para petani di Kalteng juga mau panen, yang diperkirakan akan menghasilkan beras sekitar 368 ribu ton lebih pada 2020 ini.

“Jangan takut untuk beras. Jangan panik, kami menyiapkan, kami mengambil langkah-langkah. Sehingga jangan memborong beras secara berlebihan, agar tidak terjadi inflasi,” tegasnya. dkw

Pos terkait