Cegah Penularan Covid-19, TKA dan Pekerja Antardaerah Dilarang Bepergian

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19 diperlukan dukungan dari semua pihak, termasuk dari perusahaan dan para tenaga kerjanya, dengan tidak melakukan bepergian atau pulang kampung, di tengah terjadinya pandemi Covid-19.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, di Palangka Raya, baru-baru ini, mengatakan, di tengah pandemi covid-19 saat ini, diharapkan roda perekonomian di daerah ini tetap berjalan, sehingga dampak sosial yang ditimbulkan tidak terlalu besar.

Untuk itu, petani, nelayang termasuk daerah-daerah industri di darah ini silahkan bekerja seperti biasa, namun dengan tetap memperhatikan imbauan pemerintah seperti menjaga jarak, jangan berkerumun, mencuci tangan menggunakan sabun dan sebagainya.

Termasuk agar memperhatikan arahan dari pimpinan perusahaanya, “karena kita melarang hingga 3 bulan kedepan, baik Tenaga Kerja Asing (TKA) maupun tenaga kerja antardaerah, untuk tidak pulang ke kampung halamanya masing-masing,” ujarnya.

Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19 di daerah ini. “Kita melarang total, bukan hanya imbauan,” tambahnya.

Terpisah Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalteng, Rivianus Syahril Tarigan mengatakan, untuk mencegah dan memutus mata rantai penularan Covid-19, maka perusahaan diminta anatara lain, tidak mendatangkan TKA maupun tenaga kerja antardaerah yang baru.

Membatasi semaksimal mungkin pergerakan pekerja, termasuk unsur pimpinanya untuk tidak meninggalkan daerah, baik dalam rangka cuti maupun dalam rangka tugas.

Selain itu, juga melakukan langkah-langkah pencegahan ditempat kerjanya masing-masing, seperti social distancing dan sebagainya. “Ini menjadi tanggung jawab kita bersama dalam mencegah dan memutus penularan Covid-19 di tempat kerja,” ujarnya.dkw

Pos terkait