Atlet Binaraga Kurangi Intensitas Latihan

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Binaraga KalimantanTengah (Kalteng) berhasil meloloskan atletnya ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX-2020, di Papua.

Usai memastikan diri lolos pada babak kualifikasi yang digelar 2019 lalu, atlet kembali berlatih mempersiapkan diri untuk multi event olahraga nasional ini, namun saat ini durasi latihannya dikurangi.

Kabid Binaraga Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Angkat Berat, Angkat Besi, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PABBSI) Kalteng Muhammad Hadi menyampaikan, sudah tiga kali ikut pra PON, namun baru kali ini berhasil lolos.

Atlet yang lolos atas nama Agus Dewantoro kelas 70kg, biasa main di kelas 75kg namun tidak pernah lolos, tetapi saat tanding di kelas 70kg pada saat pra PON di Bandung pada 18 Agustus berhasil lolos.

“Sebelum kasus corona, latihan 2 kali sehari, pagi dan malam) dan minggu libur. Tempat latihan di salah satu gym di Palangka Raya. Sekarang tetap latihan satu kali sehari dengan porsi jaga kondisi,” kata Hadi yang juga sebagai Juri dan Pelatih Nasional Binaraga, Selasa (31/3).

Kondisi berat badan atlet sekarang 82kg, empat bulan sebelum PON baru masuk masa diet untuk menuju berat badan 70kg. Sementara ini hanya pakai whey protein, multivitamin dan Herbal sebagai supplemen. Sementara menu makanan untuk asupan protein selain dari suplemen, atlet mengkonsumsi daging ayam (dada) 1 kg per hari hari, ditambah karbohidrat dan serat.

Untuk sementara ini atlet berlatih secara mandiri, baik pengadaan suplemen maupun biaya latihan lainnya dengan biaya sendiri mencapai Rp4 juta-5 juta dan itu sudah termasuk menu makannya setiap hari.

Menurut Hadi, dicabang olahraga binaraga nasional hampir tidak ada atlet yg mendominasi, sehingga semua atlet berpeluang juara karena olahraga ini tidak mengandalkan kehalian khusus, melainkan siapa yg persiapannya paling matang. Jadi peluang meraih prestasi di PON XX masih terbuka, asalkan persiapannya benar-benar matang. yml

Pos terkait