Dewan Minta Pengawasan Harga Barang Diperketat

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Rencana pembatasan akses keluar masuk wilayah Kota Palangka Raya, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng), merupakan langkah antisipasi untuk mencegah serta memutus mata rantai corona virus atau Covid-19 ke Bumi Tambun Bungai.

Namun, rencana tersebut perlu disikapi secara bijak dengan berbagai pertimbangan dari pemerintah. salah satunya, terkait ketersediaan barang terutama sembako dan barang penting lainnya seperti peralatan kesehatan.

Wakil Ketua DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh mengatakan, dirinya yakin bahwa ketersediaan ketersedian barang untuk Kalteng mencukupi untuk beberapa waktu kedepan. Namun, berkenaan dengan pengawasan dan kontrol harga, hendaknya semakin diperketat.

“Harapannya, seluruh lapisan masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas kebutuhan pokok dan bahan penting lainnya. Adanya kebijakan untuk pembatasan akses atau karantina wilayah secara langsung akan berpengaruh pada inflasi sejumlah komoditas,” kata Faridawaty, saat dibincangi melalui pesan WhatsApp pribadinya, Rabu (1/4).

Ketua Dewan Pimpian Wilayah (DPW) NasDem Kalteng ini menyarankan kepada pihak Pemprov Kalteng, melalui instansi terkait hendaknya dapat memastikan terjaganya stabilitas harga komoditas barang, mengingat daya beli masyarakat Kota Palangka Raya tentu akan berbeda-beda.

“Yang perlu dilakukan ialah memperketat pengawasan dan upaya menjaga stabiltas harga.Tujuannya agar masyarakat dapat merasakan kenyamanan dan keamanan, ditengah adanya kebijakan pembatasan akses dan karantina wilayah, khususnya bagi masyarakat Kota Palangka Raya ini,” tutupFaridawaty. bob

iklan atas

Pos terkait

iklan atas