Pemilik Usaha Harus Perhatikan Jam Buka dan Tutup

  • Whatsapp
iklan atas

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Ditengah pandemi virus Corona (Covid-19) yang marak terjadi, berbagai kebijakan dan imbauan telah dikeluarkan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Palangka Raya.

Salah satunya, kebijakan pengaturan jam buka dan tutup bagi pemilik usaha, seperti cafe, restoran, warung makan serta tempat usaha lain yang berpotensi tempat berkumpulnya banyak orang.

Namun disesalkan, di tengah imbauan atau kebijakan tersebut, ternyata masih ada saja oknum pemilik usaha tidak mengindahkan imbauan. Kondisi ini menjadi sorotan anggota DPRD Kota Palangka Raya sehingga mengeluarkan pendapatnya.

Seperti dikatakan M Hasan Busyairi, anggota DPRD Kota Palangka Raya dari fraksi Partai Golkar. Ia meminta agar pemilik usaha tetap memperhatikan jam buka dan tutup tempat usahanya, sesuai yang telah diimbau pemerintah.

“Contohnya warung makan yang masih buka hingga larut malam. Memang salah satu kebutuhan setiap manusia adalah makan untuk memperkuat daya tahan tubuh, namun pemilik usaha juga harus memperhatikan jam buka dan tutup sesuai anjuran dari pemerintah,” imbaunya, Rabu (1/4).

Selain itu, kata Hasan, pemilik usaha wajib menyediakan tempat cuci tangan agar pelanggan yang mampir bisa mencuci tangannya terlebih dahulu.

“Yang paling penting juga untuk masyarakat yang ingin makan di warung, agar tetap menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya,” tambahnya.

Sebenarnya di situasi seperti ini, kata Hasan, ada baiknya masyarakat tetap berdiam diri di rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Jika ingin membeli makanan tidak perlu keluar rumah cukup pesan melalui online saja.

“Jasa kurir sekarang inikan banyak, seperti contohnya gojek, grab dan lainnya. Saya rasa akan lebih aman jika memasan makanan memakai jasa kurir dan makan di rumah masing-masing,” tutupnya.rgb

iklan atas

Pos terkait

iklan atas