Sekda, Kadis, Dokter dan WNA Positif Covid-19

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul membenarkan adanya informasi mengenai salah satu pasien positif Covid-19 di wilayah setempat adalah warga negara asing (WNA).

“Kami masih menelusuri riwayat dari WNA tersebut, termasuk asal dan tempatnya bekerja,” kata Suyuti, Rabu (1/4) sore.

Selain WNA, juga ada seorang dokter yang dinyatakan positif Covid-19. Keduanya berasal dari Palangka Raya, seperti halnya pasien positif lainnya. Suyuti tidak mengetahui secara pasti tempat WNA tersebut bekerja, namun diduga ia bekerja di salah satu yayasan.

Tim Gugus Tugas terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Palangka Raya untuk mencari tahu riwayatnya dan melacak semua kontaknya.

“Tentang dokter ini, saya tidak tahu kenapa bisa tertular. Hanya saja dokter yang bertugas cukup riskan terpapar apabila pasien tidak jujur dengan riwayat sakitnya,” kata Suyuti yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kalteng.

Data terbaru, hingga Rabu sore, di Kalteng terdapat 10 kasus positif Covid-19, 2 di antaranya sembuh dan tidak ada yang meninggal dunia. Direktur RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya drg Yayuk Indriati menyebutkan, Orang Dalam Pengawasan (ODP) bertambah menjadi 608. Pasien Dalam Pemantauan (PDP) mengalami penurunan dari 41 menjadi 34 pasien.

Jumlah pengurangan, kata drg Yayuk, terbanyak di Palangka Raya dengan 7 pasien, sementara 2 pasien di Muara Teweh. Sementara di Kabupaten Kotawaringin Barat masih belum berkurang, tetap 5 orang, dan Barito Selatan 1 pasien. Tidak itu saja, sekarang ini RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya juga merawat salah satu pejabat Pemko yang positif Covid-19, dan WNA.

“Kondisi para pasien yang positif Covid-19 ini baik-baik saja sekarang ini. Tenaga medis terus melakukan pemantauan terhadap kondisi pasien. Sementara untuk positif Covid-19 yang WNA juga baik, dan pemerintah Kalteng sedang melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi terkait statusnya sebagai WNA di tengah penanganan Covid-19 ini,” kata drg Yayuk, dalam keterangan persnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengakui masuk dalam daftar ODP dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya Hera Nugraha serta satu orang kepala dinas di lingkungan Pemko dinyatakan positif Covid-19.

“Ya akan ada video pernyataan terkait ini (kasus Covid-19),” kata Fairid Naparin saat dikonfirmasi, Rabu.

Selanjutnya Pemko melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 akan menelusuri siapa saja yang pernah kontak dengan Sekda Kota Palangka Raya.

Di Indonesia sendiri, berdasarkan data www.covid19.go.id sampai dengan 1 April 2020 pukul 15.53 WIB atau selama 24 jam terakhir, positif Covid-19 bertambah 149 pasien, dari sebelumnya 1.528 pasien menjadi 1.677. Sebanyak 103 di antaranya sembuh, sementara angka meninggal dunia mencapai 157 pasien.

Tingkat dunia, terdapat 203 negara atau kawasan yang terdampak Covid-19. Dari semua negara tersebut, terdapat 750.890 kasus Covid-19 yang terkonfirmasi, dengan angka kematian mencapai 34.405 pasien. rgb/ded

Pos terkait