Perang Melawan Corona, Semua Kota/Kabupaten Diguyur Disinfektan

  • Whatsapp

KUALA PEMBUANG/tabengan.com – Pemerintah bersama TNI dan Polri menyatakan perang bersama melawan virus corona (COVID-19). Masyarakat melakukan karantina di rumah-rumah, sementara aparat menyerang virus dengan obat-obatan. Salah satunya dengan melakukan pengemprotan cairan disinfetan. Seperti pada Selasa (31/3), semua kota di Kalimantan Tengah diguyur dengan cairan disinfektan. Penyemprotan langsung dilakukan oleh tim yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD dan relawan.

Jalan-jalan utama di semua kota diguyur dengan menggunakan mobil water cannon, unimog dan dalmas milik Brimob Polri dan mobil pemadam kebakaran milik BPBD. Penyemprotan disinfektan sebagai upaya mencegah penyebaran virus COVID-19. Penyemprotan juga dilaksanakan ke berbagai fasilitas umum seperti tempat ibadah, pasar serta beberapa ruas jalan utama. “Dengan bersama-sama melakukan gerakan preventif secara masif dan serentak untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” jelas Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro, di Kuala Pembuang.

“Agar virus Corona tidak merebak, termasuk di wilayah Kabupaten Murung Raya. Penyemprotan disinfektan ini dilakukan mulai dari Bundaran Emas Jalan Jendral Sudirman sampai Jalan Merdeka Pasar Pelita Hilir Kota Puruk Cahu,” kata Kapolres Murung Raya AKBP Dharmeshwara Hadi Kuncoro, usai penyemprotan di Kota Puruk Cahu. Di Murung Raya, kata Kapolres, sudah disiapkan 50.000 liter cairan disinfektan. Penyemprota akan dilakukan secara berkala dengan keliling wilayah Kota Puruk Cahu.

Di Lamandau, penyemprotan disinfektan di beberapa lokasi yang ada di Kota Nanga Bulik, dipimpin langsung Kapolres Lamandau AKBP Titis Bangun HP. Sebanyak 135 personel dikerahkan untuk melakukan penyemprotan di beberapa tempat seperti Mesjid, Pasar, Kantor Pemerintahan, minimarket dan tempat lain yang sering di kunjungi masyarakat.

Di Pulang Pisau, penyemprotan dilakukan di sepanjang Jalan Darung Bawan, Jalan Tingang Menteng, Jalan Panunjung Tarung, Jalan Tajahan Antang, Jalan Pembangunan Ray II, Desa Hanjak Maju, dan Anjir di Kabupaten Pulang Pisau, Desa Mantaren II, Desa Mintin, Desa Gohong dan Desa Bereng.

“Jumlah total 13 lokasi yang disemprot menggunakan dua unit armoured water cannon (AWC), mobil Pemadam kebakaran, mobil IOF, mobil IMI dan beberapa mobil patroli yang dilengkapi dengan tandon yang berisi cairan disinfektan,” kata Kapolres Pulang Pisau AKBP. Siswo Yuwono BPM. Penyemprotan serupa juga dilakukan di Kota Palangka Raya, Sampit, Pangkalan Bun dan semua kota kabupaten se-Kalteng.

Di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat (Kobar), penyemprotan dilakukan mulai pukul 10.30 WIB. “Penyemprotan massal tetap mengedepankan kesehatan dan keselamatan personel Polri maupun masyarakat umum,” kata Kapolres Kobar AKBP E Dharma Bahagia Ginting.

Di Sampit, Kotawaringin Barat, penyemprotan melibatkan 17 unit kendaraan, terdiri dari 15 unit kendaraan roda 4 dan 2 unit armored water cannon (AWC) serta didukung sekitar 300 orang personel dari berbagai instansi. “Kegiatan penyemprotan tersebut juga dilaksanakan oleh seluruh Polsek jajaran Polres Kotim secara serentak dan masif,” jelas Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel SIK. Penyemprotan di Sampit mengambil rute mulai dari Jalan Ahmad Yani menuju kawasan Taman Kota Sampit. Kemudian Jalan S Parman menuju Pelabuhan Pelindo III dilanjutkan ke Jalan Tjilik Riwut menuju kawasan Bandara Haji Asan Sampit. c-arb/c-uli/trb

Pos terkait