Sempat Sembuh, Pasien Covid-19 Serangan Jantung

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Kepala Dinas Kesehatan Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan, Kalteng sendiri dari 7 pasien yang positif Covid-19, 1 pasien berhasil disembuhkan. Artinya masih tersisa 6 pasien yang positif Covid-19. Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak mengalami penambahan, atau tetap berjumlah 39 pasien.

“Penambahan yang cukup signifikan terjadi pada Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang mengalami penambahan sebanyak 107 pasien. Dari sebelumnya 438 pasien menjadi 545. Sekarang ini, ODP terbanyak di Palangka Raya dengan jumlah 209 pasien. Kasus Covid-19 yang menyebabkan meninggal dunia di Kalteng tidak ada,” kata Suyuti, saat dihubungi terkait dengan sembuhnya 1 pasien positif Covid-19, Senin (30/3), di Palangka Raya.

Wakil Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng ini mengungkapkan, bahwa satu pasien positif Covid-19 itu sudah sembuh, dan sudah dinyatakan negatif, namun meninggal dunia akibat serangan jantungnya kambuh.

Dijelaskan Suyuti, sebelumnya pasien ini datang ke rumah sakit karena serangan jantung, bahkan sempat henti napas, namun setelah dilakukan pertolongan, pasien tersebut berhasil diselamatkan.

“Namun, karena yang bersangkutan panas, batuk, pilek, dan ada riwayat perjalanan habis melaksanakan umrah, yang bersangkutan dimasukkan dalam Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan dirawat di ruang isolasi,” kata Suyuti saat press rilis di Media Center Gugus Covid-19 Kalteng, Senin (30/3).

Karena yang bersangkutan dinyatakan PDP, maka dilakukan tes swap ke laboratorium di Jakarta dan hasil konfirmasi pemeriksaan laboratorium yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19.

“Pengobatan pun kemudian dilakukan di ruang isolasi dengan protokol Covid-19 dan ditambah dengan pengobatan penyakit jantung,” ujar Suyuti yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng.

Setelah dilakukan pengobatan beberapa waktu dengan protokol Covid-19, kemudian diambil swap baru untuk diuji lagi memastikan apakah yang bersangkutan sudah negatif atau sembuh atau masih positif Covid-19, Senin pagi, hasil konfirmasi dari laboratorium menyatakan yang bersangkutan sembuh dari Covid-19.

Rencananya, kata Suyuti, pada siang harinya pasien yang bersangkutan akan dipindahkan ke ruangan biasa, ruangan baru untuk mengobati penyakit jantungnya. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tidak lama setelah menerima hasil konfirmasi negatif Covid-19, ternyata ia kembali mengalami serangan jantung dan sudah dilakukan pertolongan, namun tidak bisa terselamatkan. dkw/ded

Pos terkait