Pemprov Kalteng Pasang Bilik Sterilisasi Ciptaan UPR di Bandara Tjilik Riwut

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com — Sebagai tindak lanjut karya inovasi dari mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Universitas Palangka Raya (UPR) yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) SAKTI UPR, yakni Bilik Sterilisasi, Pemprov Kalteng melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 Kalteng bekerja sama dengan UPR mengimplementasikan inovasi tersebut, pada pintu kedatangan Bandara Tijilik Riwut Palangka Raya, Sabtu (28/03/2020) sore.

Pemasangan Bilik Sterilisasi tersebut dilakukan langsung oleh para mahasiswa yang menciptakan dan disaksikan Rektor UPR Dr Andrie Elia, Dekan FT UPR Ir Waluyo Nuswantoro serta perwakilan Pemprov, Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng Yulindra Dedy Lampe yang juga menjadi bagian dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalteng.

Rektor UPR menyampaikan, Bilik Sterilisasi ini merupakan hasil karya inovasi civitas akademika UPR. Hasil inovasi ini tidak hanya bermanfaat bagi kalangan civitas akademika UPR, namun bisa juga berguna dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Ini merupakan karya inovasi civitas akademika FT UPR. Saya pribadi sangat mengapresiasi karya yang telah dihasilkan oleh para mahasiswa Jurusan Teknik Informatika FT UPR ini. Walaupun masih banyak yang harus dioptimalkan, namun ini sudah menjadi sebuah karya yang patut diapresiasi dan patut didukung terus untuk penyempurnaannya,” ujar Andrie.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Kalteng, yang sudah berkenan menindaklanjuti karya inovasi para mahasiswanya, seraya mendorong para civitas akademika UPR untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Di tempat yang sama, Yulindra Dedy Lampe mengatakan pada prinsipnya Pemprov Kalteng sangat mengapresiasi karya yang berhasil diciptakan oleh mahasiswa SAKTI FT UPR tersebut.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepala laboratoriumnya, untuk pembuatan satu unit Bilik Sterilisasi ini membutuhkan waktu sekitar 3 hari. Selain itu, kabarnya pihak laboratorium FT UPR sedang mengupayakan sejumlah alat pendukung, seperti alat sensor gerak yang saat ini sedang dalam pengiriman,” ucapnya.

Ia menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak laboratorium FT UPR, termasuk pula tempat pembelian alat sensor gerak seperti yang diinginkan, sesuai dengan kebutuhan mendasar dari Bilik Sterilisasi tersebut.

Harapannya hal tersebut dapat dipersingkat, terutama untuk waktu pengirimannya. Mengingat kebutuhan akan Bilik Sterilisasi itu sendiri sebenarnya cukup diminati oleh berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pihak swasta.

“Jadi, pada prinsipnya kami mengapresiasi dan sangat mendukung adanya karya adek-adek mahasiswa tersebut. Dan, kali ini kita juga telah memasang Bilik Sterilisasi pada pintu keluar terminal kedatangan Bandara Tjilik Riwut. Semoga, ini bisa bermanfaat bagi masyarakat terutama untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Kalteng,” ujar Yulindra.

Terpisah, Executive General Manager PT Angkasa Pura II (PT AP II Persero) Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Siswanto menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalteng yang sudah memasang Bilik Sterilisasi tersebut secara cuma-cuma.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Kalteng, yang telah memasang dan memberikan abilik Sterilisasi tersebut. Semoga saja itu bisa bermanfaat untuk masyarakat luas,” pungkasnya. bob

Pos terkait