Panjat Tebing Tetap Latihan dengan Biaya Mandiri

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Cabang olahraga panjat tebing berhasil lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua. Pada babak kualifikasi yang digelar 2019, berhasil meloloskan atletnya. Agar tampil maksimal, Pengurus provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengelar latihan melalui program Pelatda berjalan.

Ketua FPTI Kalteng, Freddy Ering menyampaikan, sejak Desember 2019 atlet sudah mulai latihan di luar Kalteng tepatnya di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Ada juga yang latihan di Kalteng tepatnya di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Barut) dengan pembiayaan secara mandiri.

“Kami Pelatda berjalan dari pertengahan Desember atlet sudah mulai latihan, 1 orang di Kaltara dan 3 orang di di Muara Teweh dengan dana kami mandiri, sambil tunggu Pelatda dari Komite Olahraga Nasional Indonesia Kalteng,” kata Freddy, Minggu (29/3). Atlet dikirim ke beberapa daerah di luar Palangka Raya karena fasilitas latihan yang ada tidak memadai meskipun resikonya pembiayaan menjadi lebih banyak.

Kendati demikian, hal itu tidak menjadi halangan. FPTI Kalteng ingin atletnya meraih medali di multi event olahraga nasional yang digelar empat tahun sekali ini. Pada PON Papua nanti nomor yang diikuti sesuai dengan hasil babak kualifikasi, speed world record beregu putri dan perorangan putra. Meskipun saat ini sedang terjadi wabah Covid 19 di Indonesia, pihaknya berharap tidak berlangsung lama sehingga pelaksanaan PON sesuai dengan jadwal yang sudah ada.

Atlet yang dispaikan untuk tampil di PON nanti ada empat orang, satu putera atas nama Alberto Agustin akan tanding di nomor speed world record perorangan putra kemudian tiga atlet putri Nina, Yongme dan Desi Oktavani tampil di speed world record beregu putri. yml

Pos terkait