Spesialis Penggelapan Kendaraan Divonis 1,5 Tahun

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dian Prio Admojo alias Bojong, terdakwa perkara penggelapan terpaksa menerima vonis 1,5 tahun penjara dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Palangka Raya, Kamis (26/3/2020).

Mantan Honorer PNS salah satu instansi itu sudah 3 kali keluar masuk penjara karena menggelapkan kendaraan orang lain. Dua perkara terdahulu, Dian menggelapkan sepeda motor temannya. Terakhir, Dian meminta temannya mencarikan mobil sewaan namun tidak kunjung dia kembalikan.

Untuk perkara ketiga, Dian mendapat kabar bahwa orang tuanya sedang sakit di Banjarmasin Kalimantan Selatan, Sabtu (30/11/2019). Karena ingin menjemput orang tuanya, Dian meminta rekannya yakni Berkat untuk mencarikan mobil untuk disewa selama 1 hari.

Karena kasihan, Berkat menghubungi Kriya Eka Wijaya untuk menanyakan sewa mobil Toyota Avanza. Kriya menyanggupi lalu mengantar mobilnya ke rumah Berkat. Usai perbincangan, Eka menyerahkankunci mobil pada Dian yang sudah menunggu disana.

Dian kemudian mengantar Eka pulang kemudian berlanjut mengantar Berkat sebelum bertolak ke Banjarmasin. Setelah menjemput dan mengantar orang tuanya ke Sepang Kabupaten Gunung Mas, terdakwa pulang ke Palangka Raya.

Esok harinya dia mengirim pesan singkat ke Berkat bahwa hendak mengembalikan mobil. Tapi Dian kemudian mematikan ponsel sekaligus mengganti kartunya agar tidak dapat dihubungi. Beberapa hari tidak dapat kabar mengenai kendaraannya, Eka akhirnya mengadu pada Polisi. Dian akhirnya tertangkap Polisi saat sedang bermain bola voli di Jalan Tjilik Riwut km 9. Dalam persidangan, Dian terbukti memenuhi unsur pidana dalam Pasal 372 KUHP tentang penggelapan. dre

Pos terkait