Begini Cara Pengajuan Keringanan Kredit Bank dan Leasing yang Terdampak Covid-19

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng melalui Juru Bicaranya Sekar Putih Djarot menyampaikan prosedur cara pengajuan keringanan kredit bank dan leasing agar dapat diimplementasikan secara nasional.

Menurut Djarot, debitur tidak perlu datang ke bank atau leasing. Debitur diminta menunggu dan ikuti pengumuman yang akan disampaikan bank atau leasing melalui website atau call center resmi.

Selanjutnya prioritas yang mendapat keringanan adalah debitur yang terkena dampak Covid-19 dengan nilai kredit di bawah Rp10 M untuk pekerja informal berpenghasilan harian, UMKM dan KUR.

Kemudian, sambung Djarot, keringanan dapat diberikan dalam periode maksimum 1 tahun dalam bentuk penyesuaian cicilan pokok/bunga, perpanjangan waktu atau hal lain yang ditetapkan oleh bank/leasing. Dan, mengajukan kepada bank/leasing dengan menyampaikan melalui surat komunikasi bank/leasing.

Jika dilakukan secara kolektif, misalkan melalui perusahaan, maka direksi wajib memvalidasi data yang diberikan kepada bank/leasing.

Djarot mengingatkan agar debitur selalu mengikuti informasi dari bank/leasing, tidak mudah percaya dengan informasi yang bersifat hoaks, termasuk melaporkan kepada bank/leasing jika ada pihak debt collector yang melakukan teror/tidak sesuai ketentuan.

“Dapat juga lapor ke OJK telepon 157 atau WA 081 157 157 157 atau email [email protected] dengan menyebutkan nama, perusahaan bank/leasing dan masalah yang dihadapi,” tegasnya.

Ia menambahkan, keringanan kredit/leasing ini dilakukan dengan penuh tanggung jawab oleh para pihak baik debitur dan bank/leasing. dsn

Pos terkait