Penjualan Mobil Bekas Anjlok

  • Whatsapp

PALANGKA RAYA/tabengan.com – Dampak dari Covid-19 yang semakin meluas hingga ke daerah, tentu sangat memengaruhi sektor perekonomian, termasuk di bidang jual beli mobil bekas.

Omset dealer mobil bekas mengalami menurunan yang cukup tajam dalam beberapa minggu ini. Terutama setelah Kota Palangka Raya dinyatakan sebagai zona merah Covid-19.

Oca, pemilik Showroom mobil bekas dibilangan jalan Tjilik Riwut Km 3 menggatakan bahwa usahanya tersebut mengalami kesulitan karena pengajuan kredit telah ditutup semenjak Palangka Raya ditetapkan menjadi zona merah.

“Bisnis ikutan sakit, nggak ada yang datang. Kalau mau kredit pembiayaan banyak yang tutup. Jadi cuma layani yang cash, tapi kan nggak semua orang yang mampu beli cash,” keluhnya saat dibincangi Tabengan, Jumat (27/3).

Oca juga mengatakan bahwa konsumen yang sudah terlanjur beli kredit tidak bisa diproses. Apalagi banyak masyarakat yang enggan keluar rumah oleh karena larangan dari pemerintah dan juga takut tertular virus Corona.

Padahal menurut dia, sebelum Covid-19 melanda Indonesia, penjualan mobil bekas masih normal. Tetapi begitu Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar penjualan berangsur menurun.

“Sebelumnya menimal 5 orang sehari yang melihat mobil dan juga ada yang langsung closing. Omset sejak zona merah turun 90 persen bahkan hampir 100 persen,” tandasnya. dsn

Pos terkait